YIN2 adakan Outbound untuk Pendidik HIMPAUDI kec wonosobo

WONOSOBOZONE – Sebelum melakukan pembelajaran di paud  setiap pendidik perlu mendapatkan suasana baru salah satunya dengan mengadakan outbound. Outbound dipilih oleh pengurus himpaudi kec wonosobo karena dapat meningkatkan kekompakan, soliditas dan juga kebersamaan antar pendidik paud dikecamatan wonosobo.
“ untuk menjaga optimalitas pendidik dalam mengajar maka para pendidik perlu refresing untuk menyegarkan pikiran dari kepenatan rutinitas dalam mendidik dalam kesehariannya, outbound sangat membantu kami dalam menjaga kekompakan, rasa saling percaya, leadership dan juga iklim kerja dalam keseharian” imbuh nofi tri susanti selaku ketua himpaudi kec wonosobo juara harapan II lomba pengelolaan  Paud tingkat nasional mewakili jawa tengah beberapa waktu lalu.
Outbound yang dilaksanakan kemarin 15 oktober 2016 di desa kebrengan itu diikuti oleh semua pendidik paud kec wonosobo dengan jumlah peserta 100 orang. Konsep outbound yang dirancang oleh tim outbound dari YIN2 production ini tidak seperti outbound pada umumnya yang lebih mengedepankan permainan. Tetapi di sini, para peserta pendidikan dihadapkan dengan tantangan yang nyata. 
“Makanya kita main di lapangan, naik-turun ke ladang, main di sungai dan air anget, ada tantangan cuacanya yang panas sehingga tantangannya lebih real. Tantangan inilah yang akan dihadapi para peserta ketika mereka kembali ke institusinya masing-masing,” jelas Ruliyanto selaku unit kerja outbound dari YIN2 Production.
Selain sebagai wadah pembentukan karakter, kegiatan outbond juga menguji kemampuan kepemimpinan para peserta yang kelak menjadi pemimpin strategis di lembaga masing masing. Para peserta juga akan diuji kesahajaan dari kepemimpinannya dalam materi outbound ini.
“Karena kesahajaan itu penting seorang pimpinan, bagaimana dia mengelola manajemen dengan bersahaja,” imbuhnya.
Selama outbond ini, para peserta diperlakukan dengan setara. Tidak ada fasilitas mewah yang diberikan selama kegiatan outbond ini. “Makan hanya dengan menggunakan daun pisang, tidak ada yang mewah-mewah,” cetusnya.
Selain melatih kemampuan kepemimpinan, para peserta outbound juga dilatih bagaimana memecahkan masalah bersama-dama dalam suatu kerja tim. Di sini, akan terlihat kelemahan dan kelebihan masing-masing peserta.
“Kami berbasis kepada teori grup dinamis, itu teorinya. Oleh karena itu kita harus tempatkan bersama dalam situasi kondisi penuh tantangan, mengerahkan kemampuan lahir batin, apa kelemahan dan kelebihannya dan bisa apresiasi kinerja orang lain,” jelasnya.
Kontributor: Mas Ruly
  

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here