Waspada Longsor Desa Kalibening

WONOSOBOZONE – Terjadinya pergerakan tanah atau bebatuan dalam jumlah besar secara tiba-tiba atau berangsur yang umumnya terjadi didaerah terjal yang tidak stabil di sebut tanah longsor, seperti yang terjadi di dukuh Perumasan rt 07 Rw 02 Desa Kalibening Kecamatan Sukoharjo,  Sabtu (10/9) pukul 01.00 Wib. Dari kejadian longsornya tebing sangat mengancam rumah Milik Bp Mahdiyono Umur 45 th, Petani, Islam.
Faktor lain yang mempengaruhi terjadinya bencana ini adalah lereng yang gundul serta kondisi tanah dan bebatuan yang rapuh. Air hujan adalah pemicu utama terjadinya tanah longsor.  Ulah manusia pun bisa menjadi penyebab tanah longsor seperti penambangan tanah, pasir dan batu yang tidak terkendalikan. Kondisi rumah bapak Mahdiyono Umur 45 tahun terancam tertimpa tanah jika longsor dalam sekala besar terjadi. Di lihat dari kondisi lapangan dengan retakan sepanjang 10 meter lebar 10 meter sangat membahayakan hunian yang ada di bawahnya. Muspika Kecamatan Sukoharjo mendatangi ke TKP dan mengajak seluruh warga setempat untuk bergotong royong membersihkan puing longsoran. Kerugian jiwa nihil di taksir rumah yang kena longsoran  di bagian belakang sekitar Rp.5 juta.
Babinsa setempat Serda Maryono menghimbau kepada warga supaya berhati-hati barangkali ada longsor susulan. Longsor terjadi karena hujan yang terjadi terus menerus selama 3 hari dengan intensitas sedang. Babinsa bersama warga beramai-ramai membersihkan puing longsoran yang menimpa rumah bagian belakang bapak Mahdiyanto. Maryono menyampaikan kepada seluruh masyarakat yang berada di bawah tebing untuk berhati-hati, jika di perlukan numpang di sanak saudara yang kondisi keamanannya lebih terjamin. Jangan pula menebang pohon sembarangan sehingga tanah akan kokoh tidak gampang longsor,tegas Maryono.
Reporter: Pendim 0707/wsb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here