Waspada Banyak Beredar Berita Hoax

WONOSOBOZONE – Bertempat di Aula Makodim 0707/Wonosobo dilaksanakan Rapat kordinasi antisipasi berita Hoax. Kegiatan terselenggara berkat kerjasama Komunitas Anti Hoax dengan Kodim 0707/Wonosobo, Kamis (29/12). Dengan peserta sekitar 25 orang dari komunitas yang ada di Wonosobo yang peduli terhadap maraknya pemberitaan yang menyesatkan.
Dandim Letkol Czi Dwi Hariyono pada kesempatan tersebut menyampaikan beberapa hal yang terkait dengan peredaran berita yang palsu.  Kita merasa resah  dan merasa sulit membedakan mana berita yang benar dan yang salah. Karena berita yang dimuat terkadang sering memutar balikkan fakta yang ada. Ketika kebebasan pers sudah dibuka, kita harus bisa menyeleksi pemberitaan yang bisa disebar luaskan ke masyarakat atau cukup di delete/hapus. Haruslah dimengerti situasi dan kondisi Indonesia sekarang, pemberitaan yang bersifat provokatif dan membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa harus dihilangkan.Pergunakanlah media sosial untuk hal-hal yang bersifat membangun karakter bangsa, dan Indonesia harus bebas dari berita hoax, untuk itu bermedsoslah dengan cerdas, pungkas Dwi.
Perdebatan yang mengemuka akibat berita hoax makin meresahkan. Komunitas yang dimotori Septiaji Eko Nugroho ST.MSC. Dalam mengantisipasi beredarnya berita yang tidak layak konsumsi, sebagai Komunitas Independen yang sudah berbadan hukum. Secara moral merasa prihatin melihat kenyataan yang ada . Karena pemberitaan yang dimuat memadukan  fakta dan fiksi, jangankan pemula yang sudah lama menggunakan medsos saja bisa terkecoh. 
Dijabarkan pula beberapa langkah yang bisa diterapkan pengguna internet untuk mengetahui sebuah informasi layak dikonsumsi atau tidak. Terkadang ada berita benar tapi tidak bermanfaat untuk apa disebar luaskan, terlebih berita yang bertujuan untuk memecah belah persatuan, kita harus bisa memilah dan memilih agar tidak terjerumus dengan kemajuan tehnologi. Berita yang bisa kita pelajari adalah berita yang tetap mengindahkan norma-norma yang ada seperti, hukum, agama, dan kesusilaan. Wonosobo bisa bergabung dengan komunitas Nasional yang sudah terbentuk, untuk melawan berita palsu yang bersedar. Berita palsu sangat mengerikan untuk itu kita harus perbanyak referensi. Dalam jangka pendek kita akan bentuk komunitas, yang berbadan hukum sebagai legalitas dan sebagai pijakan dalam melangkah. Sedang jangka panjang akan mengadakan sosialisasi kepada jajaran pendidikan dan masyarakat, agar bisa bersinergi dengan pemberitaan yang positif. 
Pada tanggal 8 Januari 2017 komunitas yang ada di Wonosobo bisa berkolaborasi dengan komunitas yang lebih besar, karena Wonosobo termasuk Surganya komunitas. Berharap pula kedepan Indonesia terbebas dari berita hoax yang menyesatkan, diawali dengan kedisiplinan individu.
Pendim 0707/Wsb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here