Warga Wadaslintang Dapat Mobil Baru Dari Bank Jateng

WONOSOBOZONE – Heri Nuryahya, seorang Guru SD 2 Ngaliyan, pria asal Wadaslintang, tepatnya RT 4, RW 2 Karanganyar ini merasa seperti mimpi saat dirinya mendapatkan sebuah mobil Mitsubishi Expander baru yang diperolehnya karena memenangi hadiah utama undian Bima periode ke 2 tahun 2018 Bank Jateng Cabang Wonosobo.

Momen tersebut terasa tambah istimewa ketika hadiah tersebut diserahkan secara langsung oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo kepada dirinya.

Bersama sebelas pemenang lainya, yang juga mendapatkan hadiah undian. Diantaranya motor Yamaha Nmax, dan koin emas.

Bupati menyampaikan selamat kepada para pemenang undian Bima. Semoga dengan hadiah tersebut bisa membawa berkah dan manfaat.

Atas nama pemkab, Bupati memberikan apresiasi kepada bank Jateng dengan adanya program undian Bima dua periode ini. Dia berharap kedepan semakin maju dan sukses. Sehingga bisa terus berkontribusi kepada kemajuan Wonosobo dan bukan hanya di bidang ekonomi saja.

Sementara itu Pimpinan Cabang Wonosobo PT.Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah, Wahyu Wibowo mengatakan terimakasih kepada Bupati dan jajaranya serta warga masyarakat atas kontribusinya dalam pengembangan usaha pada Bank Jateng Cabang Wonosobo.

Karena menurutnya Bupati adalah sebagai pemegang saham, sehingga tidak salah jika kerjasama ini terus terjalin. Diungkapkan Wahyu, nantinya hasil usaha tersebut akan di kembalikan lagi kepada pemda sebagai deviden, yang artinya merupakan sumber PAD terbesar kedua setelah pajak.

Sehingga akan berkontribusi kepada proses pembangunan Kabupaten Wonosobo. Wahyu berharap kedepan sinergitas yang telah terjalin selama ini akan semakin baik lagi, bank jateng semakin eksis dan semakin berkembang, sehingga bisa mensupport Pemda secara maksimal dan mampu mensejahterakan masyarakat Wonosobo secara umum.

Bank Jateng Cabang Wonosobo berkomitmen akan terus berusaha semaksimal mungkin mendukung program Pemkab Wonosobo. Salah satunya program pengentasan kemiskinan yang ada di Wonosobo. Hal ini di buktikan di awal tahun ini dengan melaksankan kembali program jambanisasi dan rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 147 unit. Dengan total biaya yang dikeluarkan sebesar 2,2 M.

BACA JUGA:  Bisa Pensiun Merupakan Dambaan Pegawai
KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.