Warga Maron Bahu Membahu Buka Akses Jalan Ke Bukit Seroja

WONOSOBOZONE – Semakin populernya objek wisata Bukit Seroja di
kawasan Telaga Menjer, Desa Maron, Kecamatan Garung memantik inisiatif warga
setempat untuk memudahkan para pelancong mengaksesnya. Bukit di ketinggian
2.700 meter di atas permukaan laut itu, menurut Kepala Desa Maron, Marji, kini
menjadi objek buruan baru bagi para penggemar wisata di ketinggian. “Wisatawan,
terutama dari kalangan anak-anak muda banyak yang menanyakan lokasi bukit
seroja, dan berharap agar akses ke puncaknya dipermudah”, terang Marji ketika
ditemui di sela gotong royong membuka jalan wisata menuju Seroja, Senin (14/9).
Akses jalan yang akan dibangun, menurut Marji
akan diselesaikan dalam waktu satu bulan. “Total sepanjang 1.500 meter dan
lebar 2 meter jalan menuju Seroja akan kita bangun secara swadaya “, jelas
Marji lebih lanjut. Sepanjang jalan yang semula berupa tebing tersebut,
dikatakan Marji akan memiliki pemandangan alam yang indah, dan mampu
menyegarkan mata siapa saja yang melihatnya. “Untuk hari pertama ini, kami akan
membangun sepanjang 300 meter”, lanjut Marji. Selama sebulan kedepan, warga
Maron diakui Marji telah bersedia secara bergantian membangun jalan wisata.
“Dalam sehari, tak kurang dari 125 orang warga akan terlibat dalam proyek
swadaya itu, agar target pembangunan selama 30 hari bisa dicapai”, pungkas
Marji.
Antusiasme warga Maron tersebut mendapat
apresiasi positif Kepala Kantor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Agus Purnomo.
Menurut Agus, dengan adanya kesadaran warga desa untuk menyambut wisatawan yang
datang, akan sangat membantu program promosi Bukit Seroja. “Kita meyakini bahwa
bukit Seroja ini ke depannya bisa menjadi primadona bagi para turis yang senang
dengan keindahan pesona alam”, tegas Agus. Pemerintah, dalam hal ini Kantor
Parekraf dikatakan Agus memang berupaya mendorong tumbuhnya kesadaran warga
untuk mengoptimalkan potensi wisata di sekitar mereka. “Sekarang selain Bukit
Seroja, bahkan ada destinasi baru, yaitu Goa Sima, yang oleh warga setempat
sering dinamai gua batu putih”, terang Agus. Dengan adanya akses jalan yang
lebih mudah, objek-objek wisata itu, diyakini Agus akan mampu meningkatkan
pendapatan warga Desa Maron. (Ard)
Kepala Kantor Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif Bersama Warga Membangun Jalan Baru Ke Bukit Saroja

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here