WABUP MINTA APARATUR PEMERINTAH ULAMA, UMARO DAN MASYARAKAT TETAP MENJAGA KEKOMPAKAN

WONOSOBOZONE – Kota Wonosobo akan terasa indah, aman, nyaman dan kondusif, apabila aparat pemerintah serta ulama dan umaro’nya semakin menyatu dalam menjaga dan membina moral bangsa, serta juga memberikan suntikan moral spiritual.

Hal ini tentunya menjadi modal bagi tumbuhnya generasi bangsa yang peduli akan kemajuan bangsa, negara dan wilayahnya yang berlandaskan agama.

Demikian disampaikan Wakil Bupati Wonosobo dalam sambutanya pada acara Sarasehan Ulama Umaro’ dan pembukaan Amal Infaq Yakaumi periode 218 Kabupaten Wonosobo Rabu (13/3) malam di Pendopo Bupati.

Terlebih saat ini yang merupakan tahun politik. Dimana banyak hal yang bisa memicu terjadinya konflik, karena muncul berita yang belum jelas kebenaranya atau hoax. Oleh karena itu Wabup minta agar silaturahmi dan kekompakan harus terus di jaga, harus jeli dan teoat dalam menyikapi kemajuan jaman saat ini.

“Ulama Umaro’ harus kompak, apalagi saat ini masuk era politik, dimana rawan kena konflik, banyak muncul berita hoax, maka dari itu kami himbau semua tetap kompak, jalin silaturahmi dan tetap bersatu dalam aneka ragam, menjaga kerukunan, kedamaian, ketentraman Wonosobo kita ini”, ajak Wabup.

Agus menambahkan silaturahmi merupakan suatu hal yang sangat penting dan juga menjadi dasar yang diajarkan Rasulullah SAW. Karena dari sebuah kebersamaan, silaturahmi serta ukhuwah yang terbangun, akan menjadi modal berharga dalam memajukan umat, meningkatkan kesejahteraannya melalui berbagai program dan kegiatan pembangunan daerah.

Silaturahmi ini merupakan media perekat dalam membangun jalinan komunikasi, koordinasi dan kerjasama. Karena Wonosobo tidak akan maju hanya di tangan kelembagaan semata, tetapi juga membutuhkan dukungan dari ulama’ umaro.

Berpesan dan ajak kepada semua, untuk menciptakan suasana damai, tentram kerukunan. Dengan meneladani uswatun khasanah nya Rasulullah SAW sebagai contoh untuk diamalkan agar Wonosobo Bersatu untuk maju, mandiri sejahtera untuk semuanya.

BACA JUGA:  Awal Ramadhan, Harga Gula Merah Meningkat Naik Signifikan

Terkait Yakaumi Wabup menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada semua yang terlibat didalamnya, terutama kepada yang telah menginfaqkan sebagian rejekinya. Sehingga membangkitkan kembali rasa saling berbagi kasih terhadap sesama.

Dari infaq tersebut kemudian di sampaikan kepada masyarakat yang masih membutuhkan bantuan. Hal ini merupakam upaya untuk menurunkan tingkat kemiskinan di Wonosobo. Dari penyaluran yang di alirkan, infaq yakaumi mampu menurunkan angka kemiskinan 3%. Demikian dikatakan Wabup.

Sementara data dari Bagian Kesra yang dilaporkan oleh Kabag Kesra Isnanto, perolehan infaq yakaumi dari pengumpulan infaq Kecamatan dan masyarakat bulan Februari 2019 sebanyak Rp 44.105.000, terbayak di peroleh dari Kecamatan Kepil sebanyak Rp 6.500.000. Sementara dari pengumpulan Dinas Instansi dan jasa Bank bulan Januari 2019 sebanyak Rp 5.554.094. Sehingga terkumpul sebanyak Rp 49.659.594.

Dana infaq yang telah terkumpul tersebut di salurkan untuk stimulan pembangunan rumah tidak layak huni, bantuan biaya pendidikan, bantuan pengobatan bagi kaum muslim yang kurang mampu di wilayah Kabupaten Wonosobo, yang belum mendapat bantuan dari Pemerintah.

KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.