WABUP INGATKAN CAMAT PAKTA INTEGRITAS PERCEPATAN ODF

WONOSOBOZONE – Wakil Bupati Wonosobo ingatkan para Camat tentang pakta itegritas terkait percepatan Open Defecation Free (ODF) untuk Wonosobo Stop Buang Air Sembarangan di 2019. Demikian disampaikan Agus Subagiyo saat menghadiri acara Advokasi Percepatan ODF di ruang Mangunkoesoemo Setda Selasa (4/9). “Saya ingatkan para Camat harus siap, karena ada pakta integritas”, katanya.

Dalam rangka memperkuat budaya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk mencegah penyakit berbasis lingkungan, Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Kementrian Kesehatan telah mengembangkan pendekatan Sanitasi Berbasis Masyarakat (STBM) yang didasarkan pada Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 3 Tahun 2014

Dalam Permenkes disebutkan ada lima pilar STBM yang terdiri atas, Stop Buang air besar Sembarangan (SBS), Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS), Pengelolaan Air Minum dan Makanan Rumah Tangga (PAMM- RT), Pengamanan Sampah Rumah Tangga, dan Pengamanan Limbah Cair Rumah Tangga. “Saya berharap, kelima hal tersebut harus benar-benar ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari dimasyarakat, agar tercipta masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan dan kebersihan”, katanya.

STBM bukan proyek tapi merupakan pendekatan untuk mengubah perilaku higienis dan saniter, melalui pemberdayaan dengan karakter dan metode spesifik. Berbagai inovasi telah dilakukan dan berhasil melahirkan banyak juara dari desa hingga pusat yang mampu mendorong berbagai perubahan menuju status bebas dari kebiasaan Buang Air Besar sembarangan.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan Junaidi mengatakan, Kabupaten Wonosobo termasuk salah satu Kabupaten yang angka kemiskinannya tinggi, dimana salah satu indikator penilaiannya adalah jamban sehat. Dari 35 Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, Kabupaten Wonosobo berada di posisi ke-35 untuk akses jamban sehatnya, dengan akses sampai tanggal 30 Agustus 2018 yaitu 56,42 persen, atau masih terdapat 106 ribu 837 KK yang berperilaku Buang Air Besar Sembarangan. Untuk itu Wonosobo berkomitmen bahwa pada tahun 2019, Kabupaten Wonosobo menjadi Kabupaten ODF atau Kabupaten Stop Buang Air Besar Sembarangan.
Terkait dengan hal tersebut, capaian akses jamban sehat per Kecamatan di Wonosobo masih beragam, tertinggi Kecamatan Kaliwiro yaitu akses 100 persen, Diatas 70 persen ada 4 (empat) Kecamatan yaitu Leksono, Sukoharjo, Wonosobo, Watumalang. Diatas 50 persen ada 5 (lima) Kecamatan yaitu Selomerto, Wadaslintang, Garung, Kejajar dan Kalibawang. Dibawah 50 persen ada 5 (lima) Kecamatan yaitu Kalikajar, Mojotengah, Sapuran, Kepil dan Kertek.
Kecamatan Kaliwiro merupakan Kecamatan pertama di Kabupaten Wonosobo yang sudah atau Stop Buang Air Besar Sembarangan. Diharap, Kecamatan lain bisa menyusul sehingga Wonosobo bisa terwujud sebagai Kabupaten ODF pada Tahun 2019.

BACA JUGA:  Pembentukan OPZ Segera Dibentuk Guna Optimalisasi Tugas Baznas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here