Ultah Pemuda Jurangjero Candiyasan, Pentaskan Sendra Tari Selama 4 Hari

WONOSOBOZONE – Perayaan ulang tahun Pemuda Dusun Jurangjero Desa Candisayan Kertek yang ke-3 berlangsung meriah. Berbagai macam kesenian ditampilkan oleh pemuda selama 4 hari berturut-turut seperti Kuda Kepang, Lengger, Tari Keranjang dan Leak untuk menghibur masyarakat.
Kepala pariwisata dan ekonomi kreatif, Agus Purnomo turut hadir dalam pembukaan acara, Jumat (21/5). Setelah menyaksikan berbagai pentas seni yang dilakoni oleh anak- anak, pemuda dan pemudi Jurangjero, Agus Purnomo merasa puas dan terhibur.
“Pentas seni budaya ini sangat luar biasa sehingga saya menganggap segera perlu adanya padepokan seni budaya masyarakat Candiyasan yang letaknya tidak jauh dari jalan raya. Hal ini untuk para wisatawan yang lewat Wonosobo diharapkan agar bisa mampir kesini untuk melihat kesenian yang ada Candiyasan”, ungkap Agus.
Agus juga berharap Candiyasan bisa jadi desa wisata yang terhebat. “Selain punya modal Sendratari yang bagus, potensi keindahan alam disini juga tak kalah indah. Didukung View Gunung Kembang, Sindoro dan Sumbing inilah yang menjadi nilai tambah agar bisa mendatangkan wisatawan untuk bermalam di home stay Candiyasan.”
Dukungan untuk bisa jadi desa wisata juga datang dari Camat Kertek. Bandriyo mengatakan, selain mempunyai potensi pertanian yang subur, Candiyasan juga bisa mengembangkan pariwisatanya. Bandriyo juga  menghimbau kepada pemuda yang kompak ini untuk bisa terus bersatu dan menghindari larangan larangan agama maupun larangan pemerintah seperti Narkoba. Selain itu untuk anak anak sekolah dasar juga diharapkan bisa melanjutkan ke tingkat SMP, bilamana keberatan untuk melanjutkan sekolah karena masalah tidak punya seragam atau sepatu bisa minta lurah. Disana sudah ada anggaran pendidikan dari desa. Bahkan untuk SPP pun sudah ditanggung negara.
Sekdes Candiyasan, Diyono mengatakan tujuan dari menampilkan kesenian di acara ulang tahun Pemuda adalah untuk mempererat kerukunan antar pemuda. Pemuda yang didukung dari kesenian Rukun Budi Santoso ini juga mengharapkan bimbingan dan bantuan dari pemerintah dinas pariwisata Wonosobo agar bisa memfasilitasi alat kesenian karena disini masih kekurangan alat. Selain itu pemerintah desa juga berharap dukungan penuh dari pemerintah daerah mengenai rencana pendirian sangar tari seluas 3600m persegi yang sudah masuk RPJM Desa tahun 2016-2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here