Ultah LVRI Ke 60, Veteran Diberi Tunjangan

WONOSOBOZONE – Hari Ulang Tahun LVRI ( Legiun Veteran Republik Indonesia ) yang ke 60 Tahun 2017 di gelar di laksanakan di Pendopo Wakil Bupati Wonosobo.Rabu(18/1). Dan syukuran menempati Gedung baru Markas Cabang LVRI Wonosobo.Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Ir. Agus Subagiyo, Dandim 0707/Wonosobo Letkol Czi Dwi Hariyono, Kakanminvetcad IV/12 Wonosobo Mayor Inf Mujono, Staf Kakesbangpolinmas Subiyantoro, Ketua Macab LVRI Wonosobo Nyono, para veteran dan warakawuri.
Letkol Czi Dwi Hariyono dalam sambutannya mengucapkan selamat Hari Ulang Tahun yang ke-60 tahun 2017, dan penempatan gedung baru yang berlokasi di belakang Pendopo Wakil Bupati. Para veteran patut mensyukuri atas anugrah yang diberikan Tuhan, berupa kesehatan dan masih diberi kesempatan untuk berjuang lewat semangatnya dalam mengawal Persatuan dan Kesatuan Bangsa. Pengabdian yang diberikan para veteran tanpa pamrih, yang membuktikan kecintaannya terhadap NKRI. Para Veteran tidak menuntut pangkat dan jabatan dalam berjuang, yang didambakan adalah lepasnya dari belenggu penjajah. Sebagai pelaku sejarah veteran berjuang angkat senjata, mengorbankan segala yang ia punya bahkan nyawa, bertaruh membela ibu pertiwi.
Dulu TNI berjuang dengan motto “ One Shot One Kill ( satu peluru satu musuh terbunuh)”. Di era globalisasi dengan melancarkan berita hoax/palsu yang tidak jelas sumber dan pengirimnya lewat Medsos. Dengan menggunakan situs-situs yang sangat merusak moral anak bangsa, seperti pornografi, game, lebih parahnya akidah. Mereka berusaha membenturkan satu dengan yang lain agar keadaan menjadi tidak kondusif, bahkan diharapkan akan menimbulkan konflik antar sesama anak bangsa. Merosotnya rasa nasionalisme generasi muda sangatlah parah, mereka mudah dipengaruhi dengan hal-hal yang merugikan dirinya bahkan bangsa ini, tandasnya. Peredaran Narkoba juga begitu marak di negeri ini, incarannya adalah generasi muda yang masih berpikiran labil. Seakan mereka tidak peduli dengan keadaan yang semakin meresahkan. Sebagai penyemangat saya kutip kata-kata bijak,” Jangan kau tanyakan apa yang negara berikan kepadaku, tetapi tanyakan apa yang bisa aku sumbangkan untuk negeri ini”. Sebagai bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawan.
Kakanminvetcad IV/12 Mayor Inf Mujono meminta kepada para veteran untuk bersukur, penuhi kewajiban dalam setiap pertemuan. Karena Veteran merupakan warga negara yang punya nilai lebih, tidak semua warga negara termasuk didalamnya TNI bisa menyandang gelar veteran, jelas Mujono. Banyak fasilitas yang diberikan kepada para veteran sebagai bentuk Apresiasi pemerintah terhadap hasil perjuangannya. Salah satunya adalah pemberian Skep Tunjangan Janda Yatim Piatu/ Tundayatu kepada 21 orang dari Kemenhan. Veteran adalah pelaku dan saksi hidup perjuangan. Ada lima kreteria veteran diantaranya Veteran Kemerdekaan, Pembela Trikora, Pembela Dwikora, Timtim dan Perdamaian. Jadi keberadaan veteran tidak akan berlanjut, walaupun pendahulu habis tetapi semangat mereka yang harus kita contoh. Jadi saya berharap sekalipun usia sudah tua, masihlah bersemangat karena tidak semua warga bisa menjadi veteran,pungkas Mujono.
 Pendim 0707/Wsb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here