UCPRUK Jogja Siapkan 24 Kursi Roda Khusus Untuk Difabel Wonosobo

WONOSOBOZONE – Para difabel yang mengalami kelumpuhan sehigga memerlukan alat bantu khusus untuk mendukung kegiatan hariannya, layak berlega hati. United Cerebral Palsy (UCP) Roda Untuk Kemanusiaan, sebuah lembaga nirlaba dari Jogjakarta kembali menyiapkan fasilitas bantuan kursi roda khusus untuk mereka. Koordinator Tenaga Kesejahteraan sosial Kecamatan (TKSK) Kabupaten Wonosobo, Tri Purwanto mengungkap kesiapan pihaknya mengantarkan ke-24 difabel, dalam waktu dekat ini menjalani pengukuran bentuk tubuh di UCP Jogjakarta, meski sampai saat ini belum ada dukungan dana dari pihak Pemkab Wonosobo. “Tidak ada bantuan dari pemerintah Kabupaten untuk keperluan ini, namun kami berupaya agar para difabel tersebut tetap tak terbebani biaya serupiahpun untuk keperluan tersebut,”  tegas Tri, saat ditemui di kediamannya, Dusun Munggang, Kelurahan Kalibeber, Mojotengah, Minggu (22/5).
Bantuan kursi roda khusus tersebut dari UCP, menurut Tri sudah beberapa kali diterimakan kepada difabel, untuk mengakomodasi kebutuhan mereka yang tidak bisa dipenuhi kursi roda biasa. “Selama ini banyak bantuan kursi roda, baik dari pemerintah maupun lembaga swasta, namun beberapa di antaranya akhirnya mubazir,” terangnya. Hal itu, menurut Tri tak lepas dari ketidakpahaman pihak pemberi bantuan akan kebutuhan para penyandang disabilitas khusus. Perhatian pemerintah daerah, dikatakan Tri juga sangat kurang sekarang ini, karena hanya untuk akomodasi para penyandang disabilitas ke Jogja saja, pihaknya harus mengupayakan dari donatur yang peduli. “Kami harus mengantar para difabel ke Jogjakarta karena di Wonosobo memang tidak ada provider (petugas pengukur) bentuk dan ukuran tubuh,” jelas pria ramah tersebut. Mengingat jumlah yang cukup banyak, serta keterbatasan alat transportasi pula, akhirnya Tri memutuskan pemberangkatan para difabel tersebut harus dibagi menjadi 4 gelombang.
“Pemberangkatan 24 difabel dari 4 Kecamatan, yaitu Wonosobo, Kalikajar, Leksono dan Wadaslintang akan mulai pada 23 Mei, dan selanjutnya tanggal 24 Mei, 2 & 3 Juni mendatang,” bebernya. TKSK, ditegaskan Tri akan terus mengupayakan agar penanganan permasalahan sosial di Kabupaten Wonosobo tetap bisa berjalan baik, meski minim dukungan Pemkab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here