Turun Ke Desa, Anggota DPR RI Ini Adakan Baksos Penanganan COVID-19

WONOSOBOZONE.COM – Anggota DPR RI Komisi X dari Partai Demokrat, Bramantyo Suwondo M, melaksanakan bakti sosial (baksos) penanganan COVID-19 sebagai langkah untuk membantu memutus penularan Virus Corona, demi terjaminnya kesehatan dan keselamatan masyarakat.

Dalam baksos penanganan COVID-19 ini, Mas Bram, sapaan akrab anggota DPR muda ini, memberikan bantuan penyemprotan cairan disinfektan di beberapa wilayah di Wonosobo, Purworejo, Magelang, dan Temanggung.

Seperti yang terlihat pada minggu (5/4) Mas Bram menyiapkan 40 alat disinfektan beserta perlengkapannya, 2.000 batang sabun cuci tangan anti-bakteri, dan 2.000 masker anti-microbial untuk mendukung kegiatan ini.

Penyemprotan disinfektan dilaksanakan di fasilitas umum seperti masjid, gereja, serta jalanan di depan rumah warga,” ujar mas Bram saat ditemui disela-sela kegiatan penyemprotan di Desa Gunung Tugel Kec. Sukoharjo dan Kec. Kaliwiro Kab. Wonosobo, Minggu (5/4) kemarin

Mas Bram juga menjelaskan, dari hasil studi menyatakan bahwa Virus Corona dapat bertahan hidup di permukaan benda mati selama beberapa jam hingga beberapa hari. Lembaga Eijkman melansir bahwa Virus Corona dapat bertahan di permukaan aluminium selama 2-8 jam, di kaca dan kayu selama empat hari, dan di permukaan plastik selama lima hari.

Menyemprotkan disinfektan dengan kadar yang sesuai pada permukaan benda dapat membunuh Virus Corona dan menghambat penyebarannya, ” Imbuhnya.

Lewat kegiatan penyemprotan disifektan secara massal, Mas Bram berharap agar risiko penularan Virus Corona dapat berkurang dengan signifikan.
Selain memberikan bantuan penyemprotan disinfektan, Mas Bram juga menjalankan sosialisasi mengenai penyakit COVID-19 yang disebabkan oleh Virus Corona. Sosialisasi yang diberikan oleh Mas Bram mengimbau warga antara lain untuk menjaga kebersihan dengan mencuci tangan secara rutin, menerapkan etika batuk dan bersin, mengurangi kumpul-kumpul dan berkegiatan di luar rumah, serta menjaga jarak untuk menghindari penyebaran Virus Corona.

BACA JUGA:  Prajurit Buat Pakta Intergritas Narkoba

Sosiliasi mengenai penyakit COVID-19 ini sangatlah penting untuk dilaksanakan agar masyarakat menerapkan kebiasaan sehat sebagai langkah untuk memutus penularan penyakit COVID-19. Selanjutnya, sosialisasi ini juga penting dilaksanakan agar masyarakat yang memiliki keterbatasan dalam mendapatkan informasi dapat tetap mengerti kondisi penyebaran penyakit COVID-19 dan bisa ikut berpartisipasi untuk memutus rantai penularan penyakit COVID-19,” Pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.