Tingkatkan Pelayanan Masyarakat, Dinkes Lakukan Survei Tempat Pijat

(Ilustrasi Tempat Pijat) Sumber gambar: http://republika.co.id/

Terapi pijat memang banyak bertebaran di masyarakat, namun masih banyak tempat pijat yang tidak berizin. Hal inilah yang menjadi perhatian Dinas Kesehatan Wonosobo untuk melakukan survei tempat-tempat pijat yang ada di masyarakat. Kelompok pijat Griya Pimotra di Desa Butuh merupakan salah satu tempat yang di survei, Dinkes juga melakukan pengecekan tempat pijat supaya memiliki standar untuk melayani masyarakat.

“Survei ini merupakan proses yang dilakukan Dinkes untuk meningkatkan pelayanan pengobat tradisional kepada masyarakat. Tempat pijat mesti memiliki sarana prasarana, ruang tunggu, kamar mandi, sumber air dan penerangan yang baik. Pelicin atau bahan untuk memijatpun harus menggunakan produk yang terdaftar di BPOM.” Kata Dewi Rachmawati, SKM staf pelayanan kesehatan Dinkes Wonosobo, Senin (10/7).

Survei ini merupakan rangkaian kegiatan yang dilakukan Dinkes dalam proses untuk menerbitkan Surat Terdaftar Pengobat Tradisional (STPT). Dalam kesempatan ini, Dinkes mensurvei tempat pijat yang di gunakan kelompok Griya Pimotra yang beranggotakan 20 orang.
Tak hanya itu, Dinkes juga mengapresiasi tempat pijat yang didirikan untuk pemberdayaan masyarakat itu.

“Tempat pijat Griya Pimotra yang terpusat menjadi salah satu tempat pijat selain untuk melayani masyarakat juga sebagai tempat pemberdayaan anggota maupun masyarakat. Dengan berkelompok, mudah rasanya untuk Dinkes melakukan pengawasan dan pembinaan.”kata Dwi Erna Widayanti, SKM, MH. Kes disela-sela melakukan survei.

Diharapkan tempat pijat lain juga membuat izin STPT guna memudahkan Dinas Kesehatan untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap pengobat tradisional.

Kontributor netizen jurnalis : @khusnul_aziza

BACA JUGA:  Seminar Kebangsaan Sebagai Sarana Penyamaan Persepsi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.