Tim Watanas Belanja Masalah di Menjer

WONOSOBOZONE – Salah satu rangkaian kegiatan Tim Watanas (Dewan Ketahanan Nasional) di Wonosobo adalah mengunjuni berbagai tempat obyek wisata salah satunya di Telaga Menjer. Pada kesempatan itu Deputi Sistem Nasional (Sisnas) Dewan Ketahanan Nasional, Mayjend Aris Martono Haryadi, didampingi Komandan Kodim 0707/Wsb Letkol Czi Dwi Hariyono bertemu dengan para penggiat wisata seperti Pokdarwis, karang taruna, perangkat desa, masyarkat sekitar Menjer tidak ketinggalan Muspika Garung, Perwakilan Indonesia Power bertempat di gedung pertemuan Desa Maron(27/10).
Pada kesempatan itu Mayjend Aris Martono mendengarkan permasalahan yang sedang dihadapi oleh masyarakat desa Maron dan Menjer dalam upaya memajukan kegiatan pariwisat didaerah.  Kepala desa Menjer Tulus menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya adalah dengan menggiatkan sektor pariwisata seperti membuka akses jalan menuju bukit seroja, mengadakan penanaman kawasan sekitar telaga dengan ditanami berbagai macam tanaman yang sekirannya membawa manfaat ekonomi.  Kegiatan penanaman ini sudah dilakukan berkat dukungan dari Kodim seperti memberikan bibit dan menanam bersama sejumlah 20.000 batang.  Ditambah pohon kopi sejumlah 7.000 batang bantuan dari Indonsia Power.  Penanaman itu dimaksudkan sebagai bentuk penyelamatan lingkungan dan kelak kemudian hari bisa menghasilkan nilai tambah bagi ekonomi masyarakat sekitar.
Permasalah yang disampaikan adalah masih terkendala masalah sarana transportasi untuk masuk ke bukit seroja. Saat ini jalan sudah dibuka namujn masih berupa tanah belum ada pengerasan. Untuk itu kiranya Tim Watanas bisa memberikan masukan kepada pimpinan atas agar mengagarkan untuk biaya pengerasan jalan.
Permasalah yang disampaikan oleh Kades Maron sekitar kondisi masyarakat yang sebagian besar adalah buruh bangunan, tani penggarap dan buruh serabutan lainnya. Sehingga perekonomian masyarakat masih kurang sejahtera.  Untuk itu dengan adanya potensi wisata Telaga Menjer mohon adanya pembinaan lebih lanjut dari pemerintah sehingga masyarakat bisa ikut andil membesarkan wisata.  Yang nanti pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Menanggai itu semua oleh Deputi Sistem Nasional (Sisnas) Dewan Ketahanan Nasional, Mayjend Aris Martono Haryadi, mencatat dan melaporkan ke Presiden, hal ini sesuai dengan tugasnya. Namun yang perlu diperhatikan adalah dalam rangka mengembangkan wisata yang sangat diutamakan adalah faktor keamanan dan inovasi.  Faktor keamanan menjadi tanggung jawab semuanya saja. Jangan hanya mengandalkan aparat keamanan. Akan tetapi justru masyarakatlah yang harus berperan aktif. Jika ada permasalahan keamanan segera lapor kepada pihak yang berwajib.
Sedangkan inovasi yang sudah dilakukan saat ini sudah bagus akan tetapi perlu ditingkatkan lagi.  Untuk menciptakan inovasi maka perlu sering mengadakan study banding ke Pokdarwis yang lain yang sudah lebih maju. Kepada pemerintah khususnya yang hadir diacara ini seperti Kecamatan agar bantu masyarakat lebih didorong untuk lebih mandiri, sambil menunggu bantuan dari pemerintah pusat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here