Tim Binta Ryo Mekar Abadi Dominasi WMF Auto Gymkhana Championship

WONOSOBOZONE – Tim HTJRT Binta Ryo Mekar Abadi tampil mendominasi kejuaraan Wonosobo Motorsport Festival (WMF) Auto Gymkhana Championship, di Gerbang Mandala Wisata Stanplat Mendolo. Setelah dua hari pelaksanaan lomba, Sabtu dan Minggu 10-11 Desember, mereka merebut predikat juara di 4 kelas, dari total 5 kelas yang digelar. “HTJRT Binta Ryo Mekar Abadi meraih juara di kelas super RWD, Kelas FFA, Kelas N13 dan kelas Super FWD,” ungkap Wahyu, salah satu panitia lomba saat ditemui di terminal Mendolo, Senin (12/12).
Di kelas FFA, team HTJRT Binta Ryo Mekar Abadi, menurut Wahyu bahkan menyalu bersih semua gelar mulai dari peringkat 1 sampai 5. Di kelas tersebut, para pembalap HTJRT Binta Ryo, yang turun dengan mobil Honda Brio, menguasaj lintasan dan finish dengan waktu tercepat. Juara 1 sampai 3, dibeber Wahyu berturut-turut adalah Andrian Septiyanyo, Addyek RG dan Ricky Herdiana. Sementara, untuk juara 4 dan 5 adalah Audi RG dan Dafa Kurnia Putra.
Di kelas N13, Binta Ryo disebut Wahyu juga menguasai peringkat 1 sampai 3, melalui pembalap Satria W, Andrian Septiyanyo, dan Ricky Herdiana. Selain ketiganya, Binta Ryo juga merebut tempat kelima melalui Dafa Kurnia Putra, sementara tempat keempat diraih M Ivan dari New Anugerah Upomas Semarang. Seperti halnya di kelas FFA, HTJRT Binta Ryo, dikatakan Wahyu juga menguasai semua peringkat pada kelas super FWD. “Nama pembalapnya juga hampir sama, yaitu berturut-turut dari 1 sampai 5 Andrian Septiyanyo, Addyek RG dan Auddy RG, Ricky Herdiana, dan Satria W,” tutur Wahyu. Perbedaan dengan di kelas FFA, menurut Wahyu adalah pada mobil yang digunakan, di mana untuk kelas super FWD, Binta Ryo menguasainya dengan Honda Jazz.
Sementara, untuk kelas RWD Retro, Wahyu menyebut tim Garage 57 dari Solo dominan, karena berhasil menempatkan 3 pembalapnya di kursi juara 1,2 dan 4. “Kelas RWD Retro dijuarai Lilik S dari Garage 57, diikuti Inung juga dari Garage 57 dan Mufid dari Purwokerto,” urainya. Predikat juara keempat dan kelima di kelas mobil produksi sebelum Tahun 1986 itu dibawa pulang R Wicaksana dan Wahyu Gasel.
Di satu kelas lainnya, yaitu kelas Super RWD, Wahyu menuturkan, gelar juaranya terbagi rata. “Juara pertama atas nama Koh Petrus dari DIY, diikuti Ricky Herdiana dari Semarang, kemudian Inung dari Solo, M Ivan dari Semarang dan Yoyo dari Purwokerto,” lanjut Wahyu. Bagi para pemenang WMF Auto Gymkhana Championship, Wahyu menandaskan mereka berhak atas trophy, piagam, dan uang pembinaan dengan besaran bervariasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here