TIGA DESA JADI PILOT PROJECT DESBUMI BERBASIS INTERNET ONLINE

WONOSOBOZONE – Pemerintah Kabupaten Wonosobo bekerjasama dengan Social Analysis and Research Institute (SARI) Solo, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Tengah serta BP3TKI Jawa Tengah, meresmikan Desa Peduli Buruh Migran (DESBUMI) berbasis Internet Online, dengan mengambil sampel tiga Desa sebagai Pilot Projectnya, yakni Desa Kuripan Kecamatan Watumalang, Desa Lipursari Kecamatan Leksono dan Desa Mergosari Kecamatan Sukoharjo. Launching sendiri digelar di balai Desa Mergosari Kecamatan Sukoharjo, Rabu, 18 November, yang diprakarsai kelompok eks buruh migran “Bijak”. 
Dalam sambutanya, Asisten Pembangunan Pemerintah Kabupaten Wonosobo, Amin Suradi yang mewakili Penjabat Bupati menyampaikan apresiasi yang baik dan meminta kepada tiga desa ini untuk ikut andil dalam peningkatan kualitas dan penambahan pengetahuan kepada para calon buruh migran terutama dalam hal bahasa asing, dengan melakukan kerjasama dengan sekolah yang ada.  
Menurut Ketua SARI Solo, Mulyadi, DESBUMI merupakan program nasional, selain Wonosobo, ada 18 desa lainnya yang dijadikan project, yang rencananya akan diresmikan secara serentak oleh Presiden pada tanggal 23 November di Jember bertepatan dengan acara Jambore disana. 
SARI Solo yang merupakan pemerhati buruh migran ini, khusus di Wonosobo telah melakukan pendampingan selama kurang lebih tiga tahun, dengan melakukan berbagai pelatihan kepada kelompok eks buruh migran, penanganan kasus, serta pembuatan web di lingkungan Pemerintah Desa untuk pelayanan yang berkaitan dengan buruh migran atau TKI. 
Program ini dimaksudkan untuk membantu perangkat Desa untuk memudahkan dan meningkatkan pelayanan berbasis akses internet online yang berkaitan dengan buruh migran, ini di buktikan dengan pemberian bantuan SARI Solo kepada tiga Desa berupa satu unit laptop untuk masing masing Desa. 
source : wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here