Tidak Ada Calon Haji Wonosobo Tolak Vaksin Meningitis

WONOSOBOZONE – Seluruh jamaah calon haji se-Kabupaten Wonosobo telah menjalani vaksinasi untuk mencegah dari potensi terpapar penyakit meningitis dan influenza. Tak seperti musim haji tahun lalu, dimana ada calhaj yang menolak disuntik vaksin, untuk keberangkatan haji Tahun 2016 seluruh calon tamu Alloh menerima vaksinasi sesuai arahan dari Kementerian Agama. “Tahapan vaksinasi sudah dilalui di seluruh Kecamatan pada 14 dan 16 Juli lalu, dan sejauh ini belum ada laporan penilaian,” tegas dr Sri Suwanti, salah satu narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten ketika ditemui di sela acara manasik bagi 139 calhaj se-Kecamatan Wonosobo, di Masjid Agung Jami’, Selasa (18/7).
Menurut dokter yang menjabat sebagai Kepala Puskesmas Sukoharjo tersebut, suntik vaksin meningitis maupun influenza merupakan salah satu persiapan primer bagi para calon haji. “Potensi cuaca di tanah suci pada bulan Agustus hingga September mendatang cenderung panas, sehingga persiapan fisik bagi calon-calon haji mutlak diperlukan,” lanjut Sri. Selain vaksinasi, Sri menyebut beberapa perlengkapan yang perlu disiapkan para calhaj sebelum berangkat ke tanah suci. Jamaah yang memang memiliki riwayat sakit bawaan, menurutnya harus benar benar membekali diri dengan obat-obatan sesuai dengan anjuran dokter. “Alat semprot air dan krim pelembap kulit juga sangat penting agar kondisi tubuh selama menjalankan rangkaian ibadah Haji tetap terjaga,” pungkasnya.
Pemahaman terkait potensi resiko penyakit selama menunaikan ibadah haji juga dijelaskan oleh Budiyanto, narasumber dari Tim kesehatan DKK yang memberikan materi terkait upaya preventif bagi para calhaj agar tak terpapar penyakit. Salah satu penyakit  yang paling sering mengancam para tamu Alloh, menurut Budiyanto memang meningitis. Virus yang menyerang sela put otak tersebut, dikatakan Budi berasal dari beberapa Negara di benua Afrika. “Berkumpul nya seluruh jamaah haji dari berbagai belahan dunia di satu tempat dan waktu yang sama membuat potensi penularannya cepat, terlebih apabila kondisi fisik tengah lemah,” papar Budiyanto. Karena itulah, selain divaksinasi, Budi juga mendorong agar setiap calon haji benar-benar menyiapkan kondisi fisiknya seoptimal mungkin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here