Tertimbun Longsor Saat Bertani


WONOSOBOZONE – Nasib nahas menimpa 2 orang petani asal Dsn. Reco. Tanah tempat mereka bertani mendadak longsor pada Rabu (28/2) pagi di lahan blok Lempong milik Bp. Waluyo turut Dsn. Reco Ds. Reco Kec. Kertek.
Longsor yang terjadi sekitar pukul 08.45 Wib tersebut berawal ketika Nugroho Haryanto (25) warga Dsn. Reco dan Arifin (26) warga Dsn. Yososari sedang beristirahat dibawah rumpun bambu usai bertani sejak pagi. Tiba-tiba keduanya mendengar suara gemuruh dari atas, menyadari suara tersebut adalah longsoran tanah, keduanya kemudian berusaha menyelamatkan diri.
Arifin berhasil lari ke arah bawah namun Nugroho tak sempat menyelamatkan diri dan tertimbun longsoran.
Kapolsek Kertek, AKP Deni Wibowo, S.H., S.T., bersama anggota polsek Kertek, relawan dan masyarakat langsung turun ke TKP untuk menyisir longsoran tanah guna menemukan Nugroho.
Hingga diterjunkan 20 anggota tim SAR yang dipimpin Kabag Ops Polres Wonosobo, Kompol H. Ahmadi, S. Ag., M.H., korban yang tertimbun longsoran masih dalam proses pencarian.
Setelah sempat terhenti karena hujan lebat, pencarian dilanjutkan kembali dan membuahkan hasil. Sekitar pukul 14.10 Wib jenazah korban berhasil ditemukan kemudian langsung dibawa ke puskesmas untuk dibersihkan dan diperiksa. Menurut AKP Agus Priyono, S.H., ‘Jenazah diketemukan dalam keadaan tengkurap, begitu selesai digali dan bisa diangkat jenazah langsung kami masukka di kantong mayat dan di evakuasi menuju Puskesmas)
Selesai proses di Puskesmas, Jenazah diserahkan kepada pihak keluarga dengan dikawal mobil backbone Polsek Kertek, sesampainya di rumah duka Waka Polsek kertek Iptu Sunaryono menyerahkan kepada pihak keluarga sekaligus menyampaikan ungkapan bela sungkawa secara pribadi maun perwakilan dari kepolisian. Setelah diterima, jenazah lagsung di sucikan untuk proses pemakaman.

BACA JUGA:  Wonosobo Dapat Apresiasi KPK RI, Dalam Wujudkan Integritas Pemberantasan Korupsi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.