Ternyata UMKM Kunci Daya Angkat Ekonomi Masyarakat Wonosobo

WONOSOBOZONE – UMKM adalah sebagai kunci daya angkat
ekonomi kerakyatan, dan daya anngkat kesejahteraan ekonomi yang utama adalah
pendidikan dan kesehatan. Demikian disampaikan Wakil Bupati Wonosobo, Dra. Maya
Rosida, MM, pada acara Workshop Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan Serta
Pemasaran Bagi UMKM Binaan GOW Kabupaten Wonosobo bekerjasama dengan Badan
Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Jawa Tengah. Bertempat di Gedung
Wanita Wonosobo, Jum’at, 05 Juni 2015.
Maya Rosida juga menyampaikan bahwa
Soko Guru atau Pilar Utama Indonesia adalah Koperasi dan UMKM. Dan untuk
menjadi pilar utama sebuah Negara tidaklah mudah, dituntut kerja keras dan
kemandirian untuk menjadikan koperasi dan UMKM yang baik dan maju. Karena usaha
mikro yang dilaksanakan dengan baik dan benar nantinya akan mengalahkan
kapitalisme. Dan diharapkan kepada semua masyarakat, generasi muda dan
khususnya kaum perempuan jangan hanya tergantung dari satu sisi saja, tetapi
harus mempunyai jiwa entepreneurship. Karena entepreneurship merupakan daya
ungkit kesejahteraan. Bagaimana kaum perempuan memanfaatkan waktu luang untuk
bisa bergerak, berkreasi dan berinovasi membantu perekonomian keluarga dengan
jiwa entepreneurship atau berwirausaha melalui UMKM.
Sementara pada kesempatan itu Ketua
BOKW Provinsi Jawa Tengah, dr. Tuti Hendrawan, menyampikan bahwa di dalam dunia
usaha sangat dibutuhkan sebuah strategi dalam proses produksi sampai pemasaran,
agar usaha yang ditekuni dapat berjalan dan berkembang dengan baik. Maka teknik
pemasaran adalah kunci keberhasilan dan penjualan produk. Maka wonosobo sebagai
penghasil komoditi holtikultura unggulan seperti kentang dan carica, harus
mampu mengelolanya agar mempunyai nilai ekonomi tinggi. Semua itu harus
dibarengi dengan memiliki ketrampilan mengolah, kreasi dan tentunya juga harus
baik serta menarik dalam penampilan kemasannya. Jadi sebagai pengusaha juga
harus memiliki manajemen pemasaran dan keuangan yang modern dan baik, karena
biasanya usaha akan sulit berkembang manakala dikelola secara konvensional.

Workshop diikuti oleh sekitar 90
orang perwakilan dari 39 organisasi wanita se Kabupaten Wonosobo. Dan sebagai
narasumber adalah Suprapto dari Disperindag Provinsi Jawa Tengah, yang
menyampaikan materi Peningkatan Pengetahuan dan Ketrampilan serta Pemasaran
UMKM, aspek pemasaran, produksi, SDM dan keuangan. Sri Harwiyanti, SH dari BKOW
Provinsi Jawa Tengah yang menyampaikan materi, Menjadi Wanita Pengusaha Mandiri
dan materi boga mengenai Aneka macam produk olahan kentang bernilai ekonomis. (fjr)
Wakil Bupati, Dra. Maya Rosida, MM menyampaikan sambutan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here