Terkesan Sikunir, Slank Ingin Gelar Konser Eksklusif Di Sembungan


WONOSOBOZONE – Grup band legendaris
Slank ternyata sangat mengagumi keindahan dataran tinggi Dieng. Berkesempatan
menyaksikan golden sunrise bukit Sikunir dan menjadi bagian dari ritual cukur rambut
gembel di Desa Sembungan, Band yang digandrungi jutaan fans tersebut mengaku
berkeinginan untuk bisa suatu saat nanti kembali dan menggelar konser. “Mungkin
bukan konser berformat akbar mengingat situasi dan kondisi Desa Sembungan,
namun kita ingin paling tidak bisa menggelar konser eksklusif khusus untuk
warga sekitar Dieng dan Wonosobo”, harap Bimbim ketika menjawab pertanyaan
jurnalis dalam acara konferensi pers di Kresna Hotel, Sabtu sore (1/8).
Menurut drummer yang
bersama Kaka menjadi bagian dari terbentuknya Slank tersebut, kesempatan
mengunjungi Wonosobo dan bisa menikmati keindahan dataran tinggi Dieng
merupakan sesuatu yang tak ternilai. “Kami merasa terhormat bisa menjadi bagian
dari Hari Jadi Kabupaten Wonosobo ke-190, dan bahkan diundang untuk turut
memotong rambut gembel dalam ritual istimewa”, ungkap Kaka. Namun, selain
melihat potensi besar dataran tinggi Dieng yang begitu menakjubkan, Kaka juga
meminta agar Pemkab Wonosobo bisa lebih memperhatikan bagaimana upaya agar
lokasi wisata di Dieng terlihat bersih. “Kita ingin melihat Dieng yang bebas
sampah, bahkan kalau memungkinkan dibuat papan yang bertulisan Selamat Datang
Di Dieng, Dataran Tinggi Bebas Sampah”, tambah Bimbim menjawab pertanyaan
seputar kesan terhadap Dieng. Dengan terbebasnya dataran tinggi Dieng dari
segala macam sampah, Kaka, Bimbim dan Ivanka meyakini kelak Dieng akan lebih
luar biasa dan mampu menjadi salah satu Destinasi wisata bertaraf
Internasional.
Terkait konser di
alun-alun Kota Wonosobo yang digelar oleh Panitia Hari Jadi ke-190 Kabupaten
Wonosobo, Kaka dan teman-temannya mengaku telah menyiapkan tak kurang dari 20
lagu. “Selama lebih dari 1 jam di panggung, kita akan geber sekitar 20 an lagu
yang diambil dari beberapa album Slank”, tutup Kaka.
Konser Slank sendiri,
seperti dijelaskan salah satu panitia Hari Jadi, Alfun Haka, menjadi salah satu
gelaran pamungkas dari rangkaian kegiatan HUT Wonosobo ke-190. “Kita sengaja
mengundang Slank, yang juga pernah hadir di Wonosobo pada Tahun 1996, agar
memberikan hiburan berkualitas bagi seluruh masyarakat Wonosobo dan para
Slankers dari berbagai daerah tetangga”, jelas Alfun di akhir konferensi pers.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here