Terkait Cukai Ilegal, Pemahaman Penjual Rokok Sudah Baik

WONOSOBOZONE – Kesadaran para pedagang untuk tidak lagi menjual rokok tanpa cukai di Wonosobo dinilai sudah cukup baik. Kepala Seksi Bimbingan dan Penyuluhan, Bidang Penegakan Perda Satpol PP, Warjono mengungkap perihal tersebut ketika ditemui di sela monitoring cukai ilegal di sejumlah toko yang ada di terminal Sawangan, Leksono, Rabu (15/11). Dari monitoring di sejumlah wilayah, meliputi pasar  Wadaslintang, pasar Kaliwiro, Watumalang, Leksono dan Sukoharjo yang digelar selama dua hari terakhir, Warjono mengaku pihaknya bersama unsur TNI dan Polri, Bagian Hukum Setda, serta Dinas Komunikasi Dan Informatika, tidak menemukan rokok yang dijual tanpa cukai. “Pedagang kini lebih sadar, dan juga enggan menanggung resiko pidana apabila sampai ketahuan memperdagangkan rokok ilegal tanpa cukai,” terang Warjono.

Namun demikian, adanya kesadaran para pedagang tersebut menurut Warjono tidak menyurutkan upaya pihaknya untuk melakukan monitoring secara berkala. Tujuan dari monitoring, selain menegakkan peraturan dikatakan Warjono juga sebagai langkah antisipatif demi mencegah kerugian pada konsumen. “Melalui monitoring ini kami juga memberikan himbauan kepada para pedagang agar tidak menjual produk-produk yang sudah masuk masa kadaluarsa, serta bersedia melapor apabila masih ada tawaran untuk menjual rokok ilegal,” ujar Warjono.

Imbauan petugas gabungan tersebut, disambut positif para pedagang yang rata-rata sudah memahami resiko apabila memperjual belikan rokok tanpa cukai. Hal itu terlihat ketika petugas memasang stiker berisi larangan menjual rokok tanpa dilekati pita cukai, sesuai Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995. “Tidak apa-apa dipasangi stiker Pak, agar nantinya apabila ada yang coba-coba menawari rokok yang tanpa cukai, sudah bisa melihat sendiri aturannya,” tegas Siti Nurhasanah (39), pemilik warung kelontong di komplek terminal Sawangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here