Telkom Siap Dukung, 20 Desa Wisata Bakal Online

WONOSOBOZONE – Rencana Kepala Kantor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Agus Purnomo untuk melengkapi desa wisata dengan infrastruktur pendukung berupa sarana wireless frequency (WiFi) mendapat dukungan dari Telkom Cabang Wonosobo. 
Dalam pertemuan  dengan Hartanto, Kepala Kantor Cabang PT Telkom Wonosobo, Rabu (5/10) Agus mengungkap keinginannya agar upaya mengakomodasi kebutuhan para pengunjung objek wisata desa  terhadap sinyal internet segera bisa direalisasikan. “Saat ini wisatawan yang datang dan mengunjungi objek wisata kerap ingin mengunggah momen-momen menyenangkan mereka secepat mungkin di media-media sosial,” jelas Agus mengemukakan alasan pentingnya sinyal internet di lokasi wisata desa.
Hal itu, menurut Agus sering tak bisa terwujud, khususnya ketika para wisatawan mengunjungi desa-desa wisata yang terletak jauh dari pusat Kota. Padahal, dari cepatnya unggahan para wisatawan itu di media-media sosial, Agus menyebut upaya mempromosikan desa wisata juga bakal menjadi lebih cepat.
“Upaya ini sekaligus nantinya merupakan realisasi dari arahan Menteri Pariwisata, Arief Yahya belum lama ini, ketika menyerahkan penghargaan Anugerah Pesona Indonesia (API) kepada dataran Tinggi Dieng,” lanjut Agus. Menpar RI, diakui Agus berpesan agar promosi objek-objek wisata lebih banyak memanfaatkan teknologi informasi, karena dinilai lebih efektif dan efisien. “Untuk awalnya, kami berharap 20 Desa Wisata yang sudah memiliki kelompok sadar wisata (Pokdarwis) bisa disupport oleh Telkom,” tandasnya.
Menjawab keinginan Kepala Parekraf tersebut, Kepala Kantor Telkom Cabang Wonosobo, Hartanto mengaku pihaknya sangat siap. Perluasan jaringan layanan, dikatakan Hartanto merupakan salah satu misi PT Telkom demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan sinyal internet. PT Telkom, disebut Hartanto bahkan telah bekerjasama dengan desa – desa yang memiliki potensi wisata untuk dikembangkan menjadi Kampung Digital, agar ke depan upaya memajukan sektor Pariwisata lebih mudah dilakukan.
“Pada prinsipnya PT Telkom siap dengan berbagai jenis layanan, termasuk untuk mengakomodasi kebutuhan para wisatawan terhadap sinyal internet di objek wisata desa,” tandasnya. Hanya saja, ia mengakui masih adanya keterbatasan jangkauan apabila harus menggunakan serat optik. “Mungkin untuk permulaan akan kami usahakan di desa-desa yang sudah dalam peta jangkauan terlebih dahulu,” pungkasnya.
Rencana mewujudkan desa wisata online mendapat juga disambut positif koordinator Pokdarwis, Mu’aris. Ditemui di sela memantau nyadran suran di Kampung Janti, Kadipaten, Aris menyebut pihaknya memang berharap adanya sarana tersebut. Tak hanya sinyal internet, Aris juga berharap agar PT Telkom juga bisa mengakomodasi kebutuhan pelatihan IT kepada para pengelola desa wisata. “Semoga jalinan kerjasama antara Telkom dengan desa wisata juga berkembang ke arah upaya meningkatkan kapasitas pengelola desa-desa wisata se-Kabupaten Wonosobo,” harap Aris.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here