Tekuni bisnis Online Shop, Elena Raih Omset Ratusan Juta Selama Ramadhan

WONOSOBOZONE – e-commerce atau bisnis online memang tengah menjadi tren dalam beberapa tahun belakangan. Bukan hanya di Indonesia, bahkan sampai di seluruh dunia. Selain tak membutuhkan modal besar, beberapa orang menyebut media sosial menjadi kekuatan utama bisnis ini. Novita Dwi Susanti, salah satu pengusaha online shop (took online) yang membuktikan fenomena tren bisnis dunia maya tersebut. Wanita asli Kab. Wonosobo, Jawa Tengah kelahiran tahun 1994 tersebut mampu meraup omset hingga puluhan juta rupiah ditiap bulannya. Bahkan di bulan Ramadhan, ia mampu meraih nominal ratusan juta rupiah dalam kurun waktu kurang dari 4 Minggu. Usaha online yang Ia kembangkan adalah House Of Elena dengan produk hijab dan fashion khusus wanita. “Awalnya saya dulu belajar usaha online dengan menjadi karyawan di salah satu onlineshop milik Artis Zaskia Adya Mecca. Di tahun ketiga saya bekerja disitu, saya sambil iseng-iseng karena penasaran untuk belanja onlineshop lain yaitu vanilla hijab. Setelah itu, saya menjualnya kembali melalui media sosial karena setiap kali saya beli jumlahnya lebih dari satu. Ternyata tidak sampai 5 jam, barangnya laku. Saya coba lagi, laku lagi. Akhirnya saya memutuskan untuk keluar dan membuka onlineshop sendiri di kampung halaman saya,” terang wanita yang masih duduk di bangku kuliah Fak. Ekonomi Jurusan Manajemen, Universitas Gajahmada Yogyakarta.
Menurut Novita, tugas dari seorang owner @houseofelena itu gampang. Semua bisa dijalankan by phone mulai dari pemesanan ke pabrik kain sampai tempat untuk mencetak desain hijab. Penjahit pun sengaja mengambil yang berlokasi dekat rumah sendiri. Beruntungnya, semua sudah ada yang urus dan ia tinggal me-maintenance semuanya dan mengontrol lebih baik dan teliti jangan sampai ada kesalahan. Sementara untuk modal menjadi pengusaha online shop, diakui Novita yang penting adalah keberanian mengambil risiko, tanggung jawab, dan percaya diri akan usaha yg akan dijalani. “Jangan pernah minder dan malu untuk turun langsung ke lapangan,” ungkapnya.
Dalam perjalanannya, Novita yang memulai bisnis online-nya sejak Desember 2016 itu mengaku banyak bekerjasama dengan akun-akun instagram yang menyediakan jasa promote atau iklan, seperti Wonosobozone. Selain itu, Novita juga selalu ikut serta dalam meng-update produk harian. Namun untuk memangkas biaya, model yang mengenakan produknya ialah teman-temannya sendiri “Justru kebanyakan pelanggan saya yang loyal adalah teman-teman saya sendiri. Bahkan ada yang dari hijab atau dari atas hingga celana atau rok nya juga membeli di Elena. Selain itu juga ada pelanggan tetap. Bahkan saya memiliki pelanggan yang mungkin tiap hari selalu datang ke toko,” ungkap Novita yang kini membuka toko offline di jalan Girimargo itu.
Beberapa kendala juga pernah dialami. Selain itu, resiko yang telah diprediksikan juga pernah menimpanya. Namun hal itu tidak menjadikan Novita patah arang dalam belajar. Semianya Ia jalani dengan penuh ketelitian dan perjuangan. “Intinya jangan mudah menyerah ketika ada retur atau ada yang cancel order dan kami utamakan COD (Cash on Delivery) karena di Wonosobo untuk yang mau transfer ke rekening masih cukup sedikit. Kami juga mendorong teman-teman yang ingin belajar untuk bisa diskusi langsung di toko,” urainya.
Novita pun berharap usaha yang telah Ia jalani mampu memotivasi calon pengusaha muda lain untuk berani mengambil resiko dalam memulai sebuah usaha. “Ketika banyak usaha-usaha lain, kan pasti butuh tenaga kerja, jadi kan banyak warga nganggur yang direkrut. Nah secara otomatis kantong-kantong kemiskinan yang ada di Wonosobo jadi berkurang,” harapnya.

BACA JUGA:  UCP Siapkan Kursi Khusus Untuk 57 Anak Difabel

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here