Tekan Angka Pengangguran, Warga Di Bekali Pelatihan Wirausaha

WONOSOBOZONE – Upaya untuk mengurangi pengangguran dan menciptakan lapangan kerja baru untuk warganya, saat ini terus di lakukan oleh Pemerintah Kelurahan Jaraksari. Salah satunya melalui program pelatihan kewirausahaan.

Sebanyak 100 orang peserta mengikuti Pelatihan Wirausaha yang di gelar di Balai Kelurahan Jaraksari, Jum’at (15/11) pagi. Mereka terdiri dari kelompok masyarakat, tim penggerak PKK Kelurahan, serta anggota Karang Taruna setempat.

Para peserta terlihat antusias mendengarkan penyampaian materi tentang wirausaha.
Foto : Wahyu Tri Atmojo/Wonosobozone

Dalam kesempatan tersebut, kegiatan di isi dengan pemaparan materi wirausaha oleh Harjanto yang juga menjabat Kasubag Kesra Bidang Pemuda dan Olahraga Setda Wonosobo. Harjanto merupakan pemilik usaha salah satu kedai kopi terkenal di Wonosobo.

Untuk menekuni dunia wirausaha, Harjanto dalam paparannya menyebut, dibutuhkan sebuah keberanian, terobosan, serta inovasi.

Wirausaha baru diharapkan bisa memanfaatkan peluang yang ada, melakukan inovasi serta bekerja dengan ulet dan disiplin, Salah satu yang menjadi kunci adalah jiwa sabar, ikhlas, berani, nekat,” ujar Harjanto.

Ditambahkan, antara peluang tenaga kerja dengan jumlah pencari kerja sering tidak seimbang. “Pemuda tidak boleh hanya mengandalkan menjadi PNS. Justru pemuda yang berhasil adalah yang mampu menangkap peluang di kanan-kirinya,” tandasnya.

Sementara itu, Lurah Jaraksari Akhmad Nuri Utomo saat ditemui disela-sela kegiatan mengatakan, tujuan digelarnya pelatihan wirausaha itu agar bisa mengurangi permasalahan ketenagakerjaan di wilayahnya yang saat ini ditandai dengan tingginya tingkat pengangguran yang mayoritas berasal dari anak-anak muda.

Maka dari itu pengangguran merupakan salah satu permasalahan serius yang terus menjadi perhatian Pemerintah Kelurahan Jaraksari,” ucap Nuri.

Nuri juga berharap, dengan dilaksanakannya pelatihan tersebut dapat meningkatkan dan membangkitkan motivasi berwirausaha, serta membantu masyarakat dalam merancang ide-ide usaha/bisnis yang sesuai dengan kondisi di desa yang dapat dikembangkan.

BACA JUGA:  18 JAM TIDAK PULANG, WARGA RIMPAK SAPURAN DITEMUKAN MENINGGAL DUNIA

Semoga pelatihan ini dapat meningkatkan sumberdaya manusia serta menstimulasi pertumbuhan wirausaha mandiri, sehingga akan berdampak pada penurunan tingkat pengangguran dan peningkatan ekonomi makro,” pungkasnya.

Selain pemaparan materi, diakhir acara juga para peserta diajari cara membuat sale oleh ketua LKM Jaraksari Eko. Para peserta pun juga terlihat antusias dalam mengikuti tahapan cara pembuatan sale yang berbahan dasar pisang tersebut. Saat ini sale merupakan salah satu komuditas makanan yang cocok untuk dikonsumsi semua kalangan serta harganya pun masih terjangkau dan bahan baku pembuatannya tidak sulit dijumpai. (Why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.