Tarwih dan Silaturahim Forkominda

WONOSOBOZONE – Kodim 0707/Wonosobo untuk kali ini sebagai tuan rumah penyelenggaraan kegiatan Tarwih dan Silaturahim (Tarhim) rombongan dari Pemda Wonosobo yang merupakan gabungan dari berbagai macam instansi.  Kegiatan Tarhim bertempat di Mushola As Shuda Kodim. (20/6)
Dalam sambutannya Komandan Kodim Letkol Czi Dwi Hariyono mengucapkan selama datang kepada rombongan di Kodim. Dandim mengharapkan kegiatan ini sebagai ajang untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita semua.  Disamping itu bisa menjaga ukuwah islamiyah sesama umat beragama sehingga bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Karena persatuan dan kesatuan umat beragama Modal yang paling penting dan utama dalam membangun sebuah negara untuk kemakmuran persama.
Bupati Wonosobo Eko Purnomo SE MM menyampaikan bahwa dalam memaknai bulan puasa ini tidak semata – mata menahan lapar dan haus semata, melainkan kita ambil hikmah yang mendalam yaitu sebagai momentum yang strategis bagi kita untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik  untuk menjadi pribadi yang lebih berkwalitas, pribadi yang lebhih peka terhadap sesama mahluk ciptaan Allah SWT, mempererat tali silaturahmi diantara kita, serta mampu mengendalikan diri agar puasa yang kita laksanakan tidak sia – sia.
Sejalan dengan ajakan Dandim, Bupati juga mengajak kepada seluruh komponen masyarakat untuk bergandeng tangan menyatukan tekat dan langkah serta senantiasa menebarkan kasih sayang diantara sesama, sehingga meskipun di tengah – tengah berbagai perbedaan kita tetap satu dalam kehidupan yang penuh kedamaian dengan dilandasi peningkatan keimanan dan ketaqwaan agar bersama – sama bisa melanjutkan pembangunan daerah yang lebih nyata, terencana, terarah, terpola, sinergis dan berkelanjutan.
Acara tarwih dan silaturahim diakhiri dengan tausiyah oleh Ust Haris Suharto LC. Ust Haris mengajak kepada kita semua agar selalu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.  Jalan menuju keimanan dan ketaqwaan itu banyak sekali yang bisa kita tempuh salah satunya adalah dengan mengingat dan memahami bahwa sesungguhnya Allah SWT menciptakan manusia dari setetes air hina maka dari itu manusia tidak boleh sombong kepada sesama mahluk ciptaan Allah.  Apa yang mau disombongkan karena manusia hidup hanya sebentar setelah itu mati. Mati tidak hanya begitu saja akan tetapi kita dituntut pertanggung jawaban selama hidup didunia. Tinggal bagaimana amal kita banyak yang baik atau jeleknya. Sudah jelas kita tinggal digiring ke neraka atau surga.  Jika sudah demikian apa yang mau kita sombongan hidup didunia ini.
Manusia  hidup di dunia semua adalah ujian dari Allah agar manusia mau berfikir dan bisa menjalani ujian karena manusia termasuk hewan yang di beri akal pikiran oleh Allah.  Untuk itu luangkan waktu untuk belajar dan berusaha.  Agar dalam belajar itu tidak tersesat maka Allah SWT telah menurunkan Al Qur’an dan Hadist sebagai patokan dalam melangkah dan beribadah kepada sang khalik.  Jika kita sudah berpedomana kepada al Qur’an dan Hadist insya allah akan selamat dunia dan akhirat.
Disisa umur kita ini, mari kita selalu bersyukur dan bertaubat kepada Allah SWT memberikan umur panjang,  mengakui segala kesalahan serta kehilafan selama hidup ini. Ingat bahwa mati datangnya kita tidak tahu. Ajak menjemput bisa disaat kita muda maupun tua.  Untuk itu didalam bulan ramadhan ini mari kita tingkatkan amal ibadah dan kurangi perbuatan yang mengandung dosa.
Reporter: Pendim0707/wsb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here