Tarik Retribusi Di 7 Objek, Sektor Pariwisata Ditarget Setor PAD 4 Milyar Rupiah

WONOSOBOZONE – Sektor Pariwisata di Kabupaten Wonosobo dinilai masih memiliki potensi besar untuk menyumbang pendapatan asli daerah (PAD). Di tahun 2016 ini, target yang ditetapkan dari sektor tersebut bahkan meningkat lebih dari 30 % dari tahun sebelumnya. “Target yang mesti kami capai dari retribusi sektor pariwisata mencapai lebih dari 4 Milyar Rupiah, meningkat lebih dari 1 Milyar dari realisasi Tahun sebelumnya,” ungkap Kepala Dinas Pendapatan Daerah, M Kristijadi di depan Jajaran Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan yang tengah mengadakan Kunjungan Kerja ke Wonosobo, Kamis (17/3).
Meski saat ini pihaknya hanya dibolehkan menarik retribusi di 7 objek, Kristijadi mengaku tetap optimis akan mampu mencapai target tersebut. “Belajar dari Tahun 2015, dimana kami ditarget sebesar 2,1 Milyar, ternyata justru mampu menyetor PAD hingga hampir 3 Milyar, atau tepatnya 2,9 Milyar Rupiah,” jelas Kris lebih lanjut.Untuk mengupayakan tercapainya target, Kristijadi menyebut jajarannya masih mengandalkan kawasan Dieng sebagai backbone (tulang punggung) penyumbang retribusi. “Ada 7 lokawisata, meliputi Taman Rekreasi Kalianget, Kolam renang Mangli, Wisata Lembah Dieng, Wisata Telaga Menjer, Wisata Dataran Tinggi Dieng, Dieng Plateu Theatre, dan Wisata Waduk Wadaslintang, yang bisa ditarik retribusi,” urainya. Seperti halnya tahun sebelumnya, dimana kawasan Dieng menyumbang  hampir 90 % retribusi yang masuk, maka Tahun 2016 pun diakui Kris kemungkinan besar masih akan sama.
“Kawasan Dieng kami targetkan bisa menyumbang lebih dari 3 Milyar Rupiah,” papar Kristijadi.Masih dominannya Dieng sebagai destinasi para turis yang berkunjung ke Wonosobo, diakui pula oleh Kepala Kantor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Agus Purnomo. Menurut Agus, kebanyakan wisatawan memang masih belum merasa puas kalau belum mengunjungi Dieng. “Saat ini kami dari Kantor Parekraf tengah berupaya untuk mempromosikan objek wisata yang tak kalah menarik di beberapa desa, tapi sebagian besar pengunjung mengaku tetap harus ke Dieng ketika sudah sampai di Wonosobo,” beber Agus.
Ke depan, ia berharap objek-objek wisata di beberapa desa, seperti lobang sewu Wadaslintang, akan mampu menarik lebih banyak lagi pengunjug, karena warga setempat pun terlihat memiliki semangat untuk membenahinya.Geliat pariwisata di Kabupaten Wonosobo mendapat apresiasi positif dari Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Pekalongan, Saiful Bahri. Menurut Saiful, Kabupaten Wonosobo layak bersyukur mendapat karunia alam yang begitu luar biasa menarik. “Sengaja kami menjadikan Kabupaten Wonosobo sebagai tujuan kunjungan kerja karena melihat upaya untuk membangkitkan industry pariwisata memang sangat serius,” tutur Saiful. Dari hasil mempelajari pola pengelolaan dan upaya pengembangan pariwisata di Wonosobo, Saiful menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemkab Pekalongan agar kelak PAD dari sektor Pariwisata di Pekalongan juga bisa seperti Wonosobo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here