Tanggulangi Kemiskinan Dengan PKH

WONOSOBOZONE – Program Keluarga Harapan
(PKH) yang merupakan suatu program penanggulangan kemiskinan, sejak diluncurkan
pertama kali pada tahun 2007 telah menjangkau 34 Provinsi, 444 Kabupaten/Kota
dengan jumlah peserta 2.781.827 keluarga. Demikian disampaikan Kasubdit PPS DBS
Kemensos RI, Doktor Andi Patunruang, pada pembukaan Tes Pendamping dan Operator
Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Wonosobo. Bertempat di Gedung
Sasana Adipura, Rabu, 01 April 2015.
Lebih lanjut Andi juga
menyampaikan bahwa tahun 2015 akan menjadi tahun yang penting bagi PKH, karena
cakupan layanan akan diperluas pada 3,5 juta keluarga. Yang meliputi 390
Kecamatan di 13 Kabupaten/Kota baru tahun 2015 dan 53 Kabupaten/Kota lama.
Adapun Rekrutmen dan Seleksi
Pendamping dan Operator PKH tahun 2015 adalah untuk memenuhi kebutuhan SDM
pelaksana PKH tahun 2015, agar tercapai target-target program secara efektif.
Dimana para calon Pendamping dan Operator mendaftar secara online dan telah
diseleksi secara administrative berdasarkan passing grade yang telah ditetapkan
panitia seleksi yang terdiri dari para asesor dan psikolog professional.
Setelah lolos dalam seleksi administrasi, dilanjutkan ke tahap tes psikologi
dan tes tertulis. Selanjutnya para peserta yang dinyatakan lulus ujian psikotes
dan tertulis akan memasuki tahapan wawancara atau focus group discussion (FGD).
Diharapkan dengan tahapan-tahapan tersebut akan diperoleh para pendamping dan
operator PKH, yang dapat bekerja secara optimal dalam memenuhi kuota PKH untuk
mencapai 3 tujuan PKH yaitu, mewujudkan Ketahanan Keluarga, Mengubah Perilaku
dan Memutuskan Mata Rantai Kemiskinan.
Sementara pada kesempatan
itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Wonosobo, Agus Purnomo, SH, S.Sos, M.Si,
menyampaikan bahwa kedudukan PKH merupakan bagian dari program-program
penanggulangan kemiskinan lainnya. PKH sendiri berada di bawah koordinasi Tim
Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) baik di Pusat maupun Daerah.
Komponen yang menjadi fokus utama Keluarga Harapan adalah bidang kesehatan dan
pendidikan. Di bidang kesehatan adalah meningkatkan status kesehatan ibu dan
anak dan di bidang pendidikan untuk meningkatkan angka partisipasi pendidikan
dasar wajib 9 tahun serta upaya mengurangi angka pekerja anak pad keluarga yang
sangat miskin.
Tes seleksi calon
Pendamping dan Operator PKH Kabupaten Wonosobo yang dibuka oleh Asisten
Pemerintahan Sekda Wonosobo, Drs. Azis Wijaya, M.Si, diikuti oleh 390 orang
peserta Pendamping PKH dan 15 orang peserta Operator PKH. Dan dilaksanakan 2
hari yaitu pada tanggal 01 April 2015 sejumlah 185 orang Pendamping dan 15
orang Operator PKH. Tanggal 02 April 2015 sejumlah 205 orang Pendamping PKH.
Dengan kuota Operator PKH 3 orang dan Pendamping PKH 78 orang yang dibagi ke 15
Kecamatan se Kabupten Wonosobo.

lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here