Tanggul Irigasi Longsor Di Blok Blawong Ancam Lalu Lintas Wonosobo-Banyumas

WONOSOBOZONE – Akibat derasnya hujan yang turun beberapa hari terakhir, tanggul irigasi di Blok Blawong, Desa Selokromo, Kecamatan Leksono jebol karena tak mampu menahan luapan air . Kejadian itu membuat irigasi sepanjang 200 meter terputus, dan mengganggu sistem pengairan untuk sekitar 64 hektar lahan persawahan.
Kepala Desa Selokromo, Irma Nurul Fastikah ketika ditemui di kantor Balai Desa setempat, Senin (9/11) menjelaskan, bahwa tebing setinggi hampir 10 meter dari permukaan jalan tersebut diketahui jebol pada Rabu malam (4/11) lalu.
“Sekitar pukul 10 malam, setelah hujan deras mengguyur Wonosobo hampir sehari semalam, kami menerima laporan dari warga mengenai longsornya tanggul di Blok Blawong,” kata Irma.
Mendengar laporan warga tersebut, Irma mengaku segera melakukan pengecekan ke lokasi bersama beberapa perangkat desa.
“Hasil pemantauan kami, memang di lapangan kondisinya sudah sangat parah, karena tanggul tersebut sebenarnya sudah jebol untuk kali keempat, di hampir setiap musim penghujan tiba,” jelas Irma lebih lanjut.
Atas pertimbangan keselamatan pengendara yang melintas di jalur utama Wonosobo-Banyumas tersebut, Irma pun langsung menginstruksikan agar beberapa tanaman yang berada di tebing ditebang semua. Hal itu menurut dia, karena akibat longsor, beberapa tanaman ambruk ke jalan dan sempat mengganggu kelancaran lalu lintas di jalan HM Suharto.
“Kemacetan yang muncul akibat dari tumbangnya salah satu pohon di tengah jalan, mencapai 1 jam,” terang Irma.
Tindakan membersihkan area longsor di tanggul irigasi Blok Blawong tersebut dibenarkan oleh Camat Leksono, Abu Yamin. Menurut Abu, potensi gangguan terhadap kelancaran arus lalu lintas akibat longsornya tanggul irigasi Blok Blawong memang cukup tinggi. 
“Kami bahkan khawatir apabila material longsor tidak segera dipindahkan, sewaktu-waktu bisa menimpa jalan, terutama saat hujan deras mengguyur kembali,” urai Abu

Untuk antisipasi hal tersebut, Abu mengatakan pihaknya telah mengirim surat pemberitahuan dan permintaan agar secerpatnya memperbaiki tanggul kepada pihak-pihak terkait.

“Laporan kejadian telah kami kirim ke Bupati, dengan tembusan kepada Dinas dan Instansi terkait, agar secepatnya diambil tindakan yang diperlukan,” pungkas Abu.
source : wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here