Tanggul Irigasi Jebol, Sawah Di 2 Kelurahan Kekeringan

WONOSOBOZONE – Tingginya intesitas hujan yang turun dalam 2 pekan terakhir menyebabkan sebuah tanggul saluran irigasi di Kelurahan Milpak, Kecamatan Kota Wonosobo jebol. Akibat dari jebolnya tanggul sepanjang 25 meter itu, areal persawahan di Kelurahan Mlipak dan Tawangsari tak mendapat pasokan air dan terancam kekeringan. Menurut Camat Wonosobo, Zulfa Ahsan Alim, jebolnya tanggul juga menimbulkan kerugian materiil mencapai 45 Juta Rupiah. “Warga, khususnya para petani di kedua kelurahan telah kami imbau untuk memperbaiki tanggul yang rusak akibat longsor tersebut secara gotong royong,” jelas Zulfa ketika ditemui di kantornya, Selasa (17/11). 
Selain kejadian tanggul jebol akibat tak kuat menahan debit air yang meningkat drastis, Zulfa juga menerangkan bahwa di Kelurahan Jlamprang, sebuah rumah juga tertimpa longsoran tanah. “Rumah milik Supyan (55), di RT 01 RW 02, tertimpa longsoran dari tebing setinggi 10 meter,” beber Zulfa. Meski tak ada korban jiwa yang timbul dari kejadian tersebut, kerugian materiil ditaksir mencapai 15 Juta Rupiah. Kejadian di tanggul irigasi Mlipak-Tawangsari, dikatakan Zulfa berlangsung pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB, hari Selasa (10/11), sementara longsor di Jlamprang terjadi pada Jum’at (6/11), sekitar pukul 14.30 WIB. 
Atas kedua kejadian bencana alam tersebut, pihak Kecamatan menurut Zulfa telah memberikan instruksi kepada jajaran Lurah maupun Kepala Desa agar lebih waspada terhadap potensi-potensi musibah serupa.  “Selain imbauan, kami juga telah berkoordinasi dengan Dinas maupun instansi terkait seperti BPBD, Bagian Sosial dan Kesra, maupun PMI Cabang Wonosobo,” pungkas Zulfa. 
source : wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here