Tandatangani SPMK, Pemkab Wonosobo Akan Segera Bangun Pasar Induk

WONOSOBOZONE – Kabar gembira tentunya bagi masyarakat Wonosobo. Penandatanganan pembangunan Pasar Induk Wonososobo secara resmi telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Wonosobo melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM dengan pihak ketiga, yakni PT. Delima Agung Utama yang berkantor pusat di Bandung. Kontrak Pembangunan Pasar Induk Wonosobo ditandatangani antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Suprayitno, SH. MH dengan Direktur Utama PT. Delima Agung Utama, Drajat Winanjar, ST, dengan disaksikan oleh Bupati dan jajaran Forkopimda, Kepala OPD terkait dan perwakilan dari PPPIW. Diruang kerja Bupati, Jum’at (16/8) siang.

Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Wonosobo selaku penyedia anggaran, Drs. Agus Suryatin, MT, menyampaikan bahwa penandatangan kontrak pembangunan Pasar Induk Wonosobo, antara Pemerintah Kabupaten Wonosobo dan PT. Delima Agung Utama ini bernilai Rp. 139. 963. 046. 000,- dari Hasil Penghitungan Sendiri (HPS) sebesar Rp. 153.941.949.000,-, dengan waktu pelaksanaan selama 14 bulan, tahun 2019 sampai 2020.

Anggaran yang digunakan adalah anggaran tahun 2019 sebesar Rp. 120.000.000.000,-, sisanya sebesar Rp. 19.963.046.000,- menggunakan anggaran tahun 2020,” jelas Agus, sebelum prosesi penandatanganan berlangsung.

Agus menambahkan, usai penandatangan kontrak, proses selanjutnya adalah penyerahan Surat Perintah Melaksanakan Kerja (SPMK) yang InsyaAllah akan dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2019, “Dan pada tanggal 23 Agustus 2019 akan dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Pasar Induk Kabupaten Wonosobo,” pungkas Agus.

Sementara itu Bupati Wonosobo Eko Purnomo usai menyaksikan penandatanganan kontrak pembangunan Pasar Induk, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak, atas dukungan dan kerja kerasnya, sehingga proses pemilihan penyedia barang/jasa, bisa berjalan dengan lancar.

Siang hari ini bersama-sama, telah kita ikuti penandatanganan kontrak Pembangunan Pasar Induk Wonosobo, yang menjadi penanda, dimulainya pembangunan, salah satu pusat perekonomian masyarakat terbesar di Kabupaten Wonosobo,” terang Bupati.

BACA JUGA:  Cari Talent Scounting Dan Talent Pool, Ratusan ASN Ikuti Uji Kompetensi

Bupati menambahkan, semoga ini bisa menjadi awal yang baik, terkait dengan permasalahan pembangunan pasar induk Wonosobo yang hampir lima tahun, pasca kebakaran tanggal 22 Desember 2014, belum kelar. “Ini merupakan kabar gembira dan betul-betul sangat ditunggu oleh masyarakat Wonosobo,” ungkap Bupati.

Pasar Induk, menurut Bupati sejatinya menjadi denyut nadi perekonomian masyarakat, yang mana sebagian masyarakat Wonosobo menggantungkan mata pencaharian mereka, demi menopang dan menggerakkan perekonomian keluarga di Pasar Induk.

Secara pribadi, saya trenyuh dan sedih, karena berbagai permasalahan dalam Pembangunan Pasar Induk, jadi penghambat selesainya pembangunan tersebut. Mulai dari persoalan relokasi sementara pedagang, kontrak dengan pihak ketiga yang tidak ditepati pelaksanaannya pada Tahun  Anggaran jamak kemarin, hingga muncul sengketa dengan pihak ketiga,” tambah Bupati.

Bupati juga berharap, agar pada Tahun Anggaran 2019 dan 2020, Pembangunan Pasar Induk bisa selesai tepat waktu dan memenuhi harapan seluruh lapisan masyarakat.

Oleh karenanya, kepada para pihak, saya sangat berharap mendapat dukungan yang optimal dan kepada kontraktor, saya minta, agar segera mempersiapkan dan melaksanakan segala sesuatunya dengan maksimal, sehingga pekerjaan pembangunan bisa segera terlaksana,” pungkas Bupati (W/WZ)

Foto : Fajar Susanto / Humas Umum Setda Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.