Talang Air Ambrol, Jalur Wonosobo – Purworejo Macet Total

WONOSOBOZONE – Sebuah talang air yang berada di atas jalan raya Kepil-Purworejo, Minggu pagi (12/6) patah. Akibat kejadian tersebut, lalu lintas dari Wonosobo menuju Purworejo sempat macet total hingga berjam-jam.  Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonosobo, Sumarno ketika dikonfrimasi di lokasi menuturkan, kejadian bencana itu diakibatkan sudah lapuknya saluran irigasi yang berada di Desa Wonolelo Kecamatan Kepil. “Saluran irigasi sepanjang 30 meter dan berada di ketinggian 15 meter dari atas jalan ini sudah sangat tua dan belum pernah diperbaiki,” jelas Sumarno. BPBD, diakui Sumarno mendapat laporan dari unsur kepolisian dan koramil Kepil sejak pukul 06.00 WIB, “Kami langsung meluncur ke lokasi, dan bersama warga, para personil TNI-Polri dan relawan penanggulangan bencana mengevakuasi reruntuhan yang menutupi jalan raya,” lanjut Marno.
Arus lalulintas dari dan menuju Wonosobo-Purworejo yang sempat macet total selama beberapa jam , menurut Sumarno sempat dialihkan melalui Gadingrejo. Proses evakuasi yang melibatkan beberapa alat berat dari Dinas Bina Marga dan Number Saya Air, disebut Sumarno berjalan lancar, dan sampai selesai, pihaknya tak menemukan adanya korban akibat kejadian tersebut. “Sampai siang hari sebelum pukul 12 pembersihan jalan berlangsung dan kini sudah bisa dilalui kendaraan kembali, meski harus ekstra hati-hati karena air dari saluran irigasi masih tumpah dan mengguyur jalanan,” imbaunya. 
Ambrolnya talang air kuno tersebut juga sempat membuat banyak pengguna jalan akhirnya membatalkan perjalanannya. Nuri Fananto (38), warga Bayan Purworejo yang biasa berdinas di Wonosobo termasuk yang akhirnya memutar balik sepeda motornya. “Sedianya hendak pulang ke Purworejo, tapi melihat kondisi jalan seperti ini saya terpaksa harus melalui jalur lain,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here