Wisata Baru Wonosobo : Lobang Sewu Desa Erorejo Wadaslintang

WONOSOBOZONE – Objek
wisata Lobang Sewu di Kawasan Waduk Wadaslintang, Desa Erorejo mulai menjadi
primadona bagi para penggemar foto, terutama foto pribadi atau yang kini lebih
populer  dengan sebutan selfie. Pesona
ribuan lubang yang terbentuk secara alami di tebing batu, tepi waduk
wadaslintang, sering diklaim para pengunjung memiliki keindahan yang setara
dengan grand canyon di Colorado, Amerika Serikat.  Bahkan menurut sebagian pengunjung, kombinasi
batuan kapur yang terletak di sepanjang tepi waduk tersebut memiliki eksotisme
yang lebih menarik, karena berpadu dengan pendar birunya warna air waduk.
“Makin indah lagi ketika sore menjelang, dan matahari mulai beranjak ke peraduan,
sunset nya seperti kita berada di tepi pantai”, kata Ronaldo (25), fotografer dari
Kota Wonosobo yang datang bersama Kepala Kantor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Kabupaten Wonosobo serta rombongan penggemar fotografi, Sabtu (5/9).
Pendapat
Ronald tersebut terasa wajar, karena ketika barada di Lobang sewu para
pengunjung memang disuguhi bentang pesona alam yang luar biasa. “Melihat
keindahan batuan dengan Lobang-Lobang unik akan jauh lebih mengasyikkan ketika
berada di atas perahu”, jelas Annas, Ketua Karang Taruna Desa Erorejo. Dengan
menggunakan perahu nelayan, Anas menuturkan pengunjung selain bisa berkeliling
waduk, juga bisa mendapat objek foto yang bagus ketika memotret bentang lobang
sewu. Puas bermain di kawasan lobang sewu, para pengunjung disediakan tempat
rehat berupa gazebo, sembari menikmati lezatnya pepes ikan nila buatan warga
setempat. “Pepes nila Erorejo sudah terkenal memiliki rasa lezat yang khas,
karena ikannya berasal dari waduk Wadaslintang, dan dipelihara secara alami”,
ungkap Annas lebih lanjut.
Keindahan
objek wisata Lobang Sewu, diakui oleh Kepala Kanparekraf, Agus Purnomo. Menurut
Agus yang telah berkali-kali datang ke tempat itu, berada di lobang sewu tak
pernah membosankan, bahkan membuat ketagihan. “Kita serasa tengah berwisata ke
luar negeri, karena memang eksotismenya begitu mengagumkan”, beber Agus.
Kesadaran warga masyarakat desa Erorejo akan potensi wisata lobangs sewu,
disebut Agus menjadi salah pemicu semakin tinginya minat wisatawan untuk
datang. “Baru sekitar setahun lalu, kita berupaya mempromosikan lobang sewu,
dan dengan adanya kesadaran masyarakat desa untuk membuat akses jalan yang
lebih baik menuju kesini, sekarang sudah cukup ramai”, kata Agus.

Kesadaran
masyarakat tersebut, seperti dikatakan Kepala Desa Erorejo, Ambar Riyanto,
memang tergugah setelah melihat antusiasme pengunjung yang kian hari semakin
bertambah. “Warga menyadari, bahwa dengan optimalisasi potensi wisata lobang
sewu, akan mampu meningkatkan derajat ekonomi, sehingga semua berupaya agar
minat wisatawan untuk datang semakin meningkat”, jelas Ambar. Selain membangun
jalan desa yang menjadi akses masuk objek wisata, Ambar mengakui  warga juga mulai mengolah ikan nila untuk
dijadikan pepes dengan rasa khas, dan bisa dibawa sebagai oleh-oleh. “Tak lama
lagi, kita juga akan bekerja bakti untuk membangun sebuah jembatan penghubung
di lobang sewu, sehingga pengunjung bisa menyusuri batuan lobang sewu secara
lebih aman”, pungkas Ambar. (Ard)

penggemar fotografi mengabadikan keindahan lobang sewu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here