Suwarti Dapat Doorprize Cincin Emas

WONOSOBOZONE – Suwarti, karyawati Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Wonosobo mendapatkan cincin emas seberat 5 gram dari doorprize Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Dharma Praja Kabupaten Wonosobo Tutup Buku Tahun 2018. Cincin tersebut terasa tambah istimewa karena pengambilan undian dan penyerahan dilakukan langsung oleh Bupati Wonosobo Eko Purnomo didampingi ketua KPRI Dharma Praja Retnoningsih dan para pengurusnya. Penyerahan di lakukan dihadapan ratusan anggota yang hadir, di gedung sasana Adipura Kencana, Rabu (3/1).

.

Bupati menyampaikan ucapkan selamat kepada para anggota yang mendapatkan doorprize, dan berharap apa yang diperoleh bisa bermanfaat. Selain itu Bupati juga sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh komponen PKP-RI Dharma Praja Kabupaten Wonosobo, yang telah melaksanakan rapat anggota tahunan tepat waktu, hal tersebut memperlihatkan bahwa pengelolaan dilakukan dengan tepat serta perangkat organisasi berfungsi dengan baik.

.

Rapat Anggota Tahunan merupakan langkah pertama yang harus disusun menjelang tahun anggaran berjalan, dalam hal ini tidak terlepas dari apa yang telah dilaksanakan, dengan memperhatikan adanya kekuatan dan peluang serta tantangan yang dihadapi koperasi.

.

Koperasi dalam arti luas merupakan lembaga keuangan non bank yang seharusnya bisa menyentuh dan mampu mengangkat kesejahteraan anggota serta masyarakat. “Harapan saya dan kita semua, koperasi mampu meningkatkan pelayanan kepada anggota khususnya dan masyarakat umumnya, sekaligus, meningkatkan skala usaha dan kualitas serta partisipasi anggota di berbagai aspek”, katanya.

.

Bupati berharap kedepan koperasi bisa membuka usaha yang terkait dengan anggotanya, oleh karena itu koperasi perlu menjalin kerjasama usaha dengan badan usaha lain. Selanjutnya sistem manajemen operasional usaha koperasi juga harus lebih ditingkatkan.

.

Sementara itu Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Agus Suryatin mengatakan KP-RI Dharma Praja hingga tahun 2018 telah beranggotakan 889 orang, dengan pendapatan hampir 1,5 Milyar dan SHU lebih dari 240 juta rupiah. Serta aset yang sudah mencapai 16 M. Hal ini menandakan koperasi tersebut terbilang bukan koperasi kecil lagi.

BACA JUGA:  Saling Dorong Demo Perangkat Desa Merusak Pintu Gerbang Kantor Bupati Kebumen

.

“Ke depan, saya beharap dapat lebih inovatif dan kreatif, sehingga upaya meraup pendapatan yang lebih tinggi tidak hanya tergantung dari unit simpan pinjam maupun unit penjualan barang”, katanya.

.

Dia mengharapakan agar koperasi Dharma Praja memperluas jaringan kerjasama dengan berbagai pihak serta melakukan kegiatan yang memiliki nilai enterpreneurship tinggi. “Saya yakin koperasi ini akan berkembang pesat”. Untuk mewujudkan itu semua, menurutnya dibutuhkan sumber daya manusia pengelola yang handal dan profesional, mampu mengelola sekaligus melakukan terobosan yang menguntungkan dari sisi bisnis, dan peka terhadap kebutuhan pasar dan anggotanya. Pengelola yang terdiri dari pengurus dan karyawan, juga harus memiliki jiwa kewirausahaan yang tinggi, tidak sekedar bisa berorganisasi, berjualan, berdagang, atau pembukuan, di samping itu juga harus jujur, memiliki jiwa pelayanan yang prima, cerdas dan bijaksana dalam membuat keputusan dan mengatasi persoalan.

KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.