Surat Suara Sampai di Kelurahan, Babinsa dan Polmas Ikut Amankan Kotak Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mendistribusikan kotak dan surat suara di seluruh Kelurahan maupun Desa yang ada di Kabupaten Wonosobo. Kelurahan Jaraksari Kecamatan Wonosobo salah satunya, puluhan kotak suara sudah tiba dikantor Kelurahan Jaraksari sejak hari Senin, (15/4). Surat suara beserta kotaknya berada steril dengan dibantu pengamanan dari pihak Babinsa dan Polmas Jaraksari.

Menurut Bintara Pembina Desa ( Babinsa ) Kelurahan Jaraksari, Sertu Saiful Anam mengatakan, pihaknya dibantu oleh Polmas dan Linmas, turut serta mengamankan Kotak Suara dari mulai sampai di Kelurahan, saat hari H pencoblosan dan sampai perhitungan suara selesai dilakukan ditingkat Kelurahan. Hal ini dilakukan demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, seperti misalnya kerusakan pada surat suara maupun keamanan dan sterilisasi kotak suara saat sebelum di distribusikan ke TPS, Ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Jaraksari, yaitu Triad Widodo juga mengungkapkan, dirinya bersama anggota PPS merasa terbantu dengan hadirnya Babinsa, Polmas, serta Linmas yang ikut bertugas membantu pengamanan kotak suara.

Menurut Triad Widodo yang biasa disapa Dodo tersebut juga menambahkan, Kelurahan Jaraksari merupakan salah satu Kelurahan yang memiliki jumlah DPT terbanyak di Kabupaten Wonosobo, DPT nya sendiri kurang lebih sekitar 9000 DPT dan terbagi menjadi 39 TPS dari 12 RW yang ada di Kelurahan Jaraksari. untuk itu Ia dan panitia lainya terus bekerja semaksimal mungkin agar pemilu kali ini bisa sukses dan lancar.

Ditemui ditempat yang sama, Kepala Kelurahan Jaraksari Akhmad Nuri Utomo SH menuturkan, Kelurahan Jaraksari yang notabenya sebagai Kelurahan terpadat di Wonosobo tentu menjadi PR yang sangat berat terutama saat pemilu. Nuri berharap agar PPS maupun KPPS yang bekerja di TPS bisa bekerja optimal, sehingga pesta demokrasi kali ini berjalan dengan baik.
Nuri juga menghimbau kepada segenap Masyarakat Kelurahan Jaraksari agar senantiasa menjaga kerukunan dan persatuan saat pemilu berlangsung, walaupun di Kelurahan Jaraksari sendiri ada sebagian warganya yang maju menjadi Caleg. Namun berbeda pilihan dan cara pandang politik itu sebuah kewajaran, jadi jangan sampai merusak keharmonisan serta Kerukunan yang sudah terjalin akhir-akhir ini. Sehingga tidak menyebabkan konflik baik vertikal maupun horizontal, Pungkas Nuri. (WTA)

BACA JUGA:  KURANGNYA FASILITAS PEMILU, DISABILITAS NETRA MENGELUH KESULITAN.
KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.