Suhu Minus 5 Derajat Celcius di Dieng, Embun Es Serang Pertanian Warga, dan Berakibat Wisatawan Membludak

BANJARNEGARA – Fenomena embun membeku kembali muncul di dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Sabtu (22/6/2919). Suhu udara tercatat mencapai minus 5 derajat celsius.

Kepala UPT Dieng Banjarnegara Aryadi Darwanto mengatakan, suhu di bawah titik beku, minus 5 derajat celcius hari ini melahirkan fenomena embun es yang lebih tebal dari sebelumnya.

“Fenomena ini pun disambut antusias wisatawan yang tengah menikmati libur akhir pekan di Dieng,” katanya.

Mereka berbondong-bondong ke komplek candi Arjuna untuk menyaksikan lagsung fenomena yang dinantikan itu. Maklum saja, akhir pekan ini sudah banyak wisatawan yang menyerbu Dieng menjelang libur kenaikan kelas.

Menurut Aryadi, area yang diselimuti embun es lebih luas di banding hari-hari sebelumnya.

“Jika sebelumnya embun es terlihat hanya di lapangan candi, kali ini lebih luas hingga mengenai lahan pertanian di sekitar candi,” tuturnya.

Para petani Dieng memanfaatkan lahan di sekitar komplek wisata candi untuk ditanamin berbagai macam tanaman pertanian, terutama kentang. Tetapi Aryadi mengaku tak mengetahui berapa luasan lahan pertanian yang terkena embun es. Tanaman kentang yang diselimuti es itu berusia sekitar 2 bulan.

Jika wisatawan menyambut fenomena embun es yang disebut mirip salju, lain halnya petani yang justru membenci keberadaannya.

Embun es yang menempel pada tanaman pertanian warga bisa merusak hingga menyebabkan tanaman mati.

“Karenanya, petani menyebutnya dengan istilah bun upas atau embun racun, karena mampu membunuh tanaman,” imbuhnya.

Artikel dikutip dari TribunJateng.com Penulis Khoirul Muzakki
https://jateng.tribunnews.com/2019/06/22/suhu-minus-5-derajat-celcius-di-dieng-embun-es-serang-pertanian-warga-wisatawan-membludak?

BACA JUGA:  Anggarkan 125 Milyar, Pasar Induk Wonosobo Akan Dibangun Tahun Ini?
KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.