Suasana Haru Saudara Kembar Wakili Adiknya Saat Wisuda

WONOSOBOZONE – Suasana haru mewarnai prosesi wisuda Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo, di Gedung Sasana Adipura , Rabu, (4/9). Seorang kakak yang merupakan saudara kembarnya harus datang untuk mewakili adik kembarnya yang meninggal sebelum wisuda.

Pria bernama Anditya Fatchul Muin harus datang mewakili ke atas panggung saat nama saudara kembarnya Anditya Fatchul Manan disebut oleh protokol acara wisuda. Manan menjadi salah satu lulusan Universitas Sains Al-Qur’an Wonosobo yang seharusnya di wisuda pada hari tersebut.

Tampilan berbeda dengan para Wisudawan-Wisudawati lainnya yang mengenakan pakaian kebesaran jubah dan toga, Muin tampak menggunakan baju batik dan celana kain hitam.

Meskipun wajahnya masih menunjukan duka yang mendalam, Muin berusaha tetap tegar saat menerima ijazah kelulusan saudara kembarnya tersebut. Suasana “Rapat Senat Terbuka Wisuda Diploma ke-37” itu pun sontak berubah menjadi suasana haru. Rekan-rekan Almarhum pun tak lupa menyalami sembari memberikan ucapan selamat serta memberikan semangat kepada Muin.

Almarhum Anditya Fatchul Manan merupakan mahasiswa Program Study Bahasa Arab Universitas Sains Al-Q’uran Wonosobo. Pria kelahiran 21 Maret 1996 itu merupakan putra ke tiga dari empat bersaudara yang tinggal di Kampung Singkir Kelurahan Jaraksari. Manan harus dipanggil menghadap Sang Pencipta setelah menderita penyakit kelenjar genah bening beberapa hari sebelum wisuda. (W)

BACA JUGA:  Tidak Memiliki Rumah Singgah Masih Menjadi Kendala Penanganan PGOT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.