Sosialisai Diadakan, AirNav Siap Gelar Java Ballon Festival 2019 Di Wonosobo

WONOSOBOZONE – Acara Java Ballon Festival 2019 rencananya akan kembali di gelar pada pertengahan bulan Juni 2019 mendatang. Kegiatan Sosialisasi pun secara masiv sedang dilakukan oleh Airnav Indonesia tentang prosedur penerbangan balon udara yang benar menurut aturan. acara yang dihadiri oleh sejumlah perangkat Desa/Kelurahan, tokoh Masyarakat se-Kecamatan Kertek dan Kalikajar tersebut berlangsung di Aula Kecamatan Kalikajar, Rabu (22/5/2019).

Menurut Hermansyah selaku Mananger CSR Airnav Pusat mengatakan, dalam tiga tahun terakhir ini banyak ditemukan kasus mengenai penerbangan balon udara. lalu lintas udara Wonosobo dan Pekalongan merupakan jalur trafic yang terpadat terutama dari arah barat ke timur, sehingga di dua tempat ini sedang digencarkan sosialisasi perundang-undangan, peraturan menteri tahun 2018, dan tentang tata cara penerbangan balon udara dengan benar.

Dijelaskan juga menurut Hermansyah, rencananya pada pertengahan bulan Juni 2019 nanti, Airnav Indonesia akan menggelar Java Ballon Festival 2019. festival tersebut bertujuan agar melestrarikan tradisi khususnya Masyarakat Wonosobo dalam menerbangkan balon udara pada saat lebaran tanpa harus mengganggu ataupun membahayakan keselamatan penerbangan. pihaknya juga bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Wonosobo, Kepolisian, dan TNI dalam mengggelar festival tersebut.

Pada tanggal 15 Juni 2019, kami selaku panitia pelaksana akan menggelar Java Balon Festival 2019 di Desa Pagerejo Kecamatan Kertek, balon udara yang dilombakan tentu harus ditambatkan menggunakan tali dan tidak dilepas begitu saja. Kami juga bekerja sama dengan jajaran Pemkab Wonosobo, Polisi, Maupun TNI, yang nanti akan membantu kami dalam pelaksanaan festival tersebut, tujuannya adalah agar tidak menghilangkan tradisi tetapi juga tidak mengabaikan keselamatan penenerbangan, ” pungkas Hermansyah.

Ditemui Ditempat yang sama, Kadus Maduretno Abidin, mengaku senang dengan adanya sosialisasi tersebut. sebab dengan adanya sosialisasi ini Ia berharap, seluruh warga bisa memahami tentang bahaya balon udara apabila dilepas tanpa ditambatkan dapat membahayakan keselamatan penenerbangan.

BACA JUGA:  Watumalang Siap Sukseskan Pilgub Jateng 2018

Tentunya saya sangat senang dengan adanya sosialisasi tentang penerbangan balon udara ini, kedepan kami juga akan menghimbau kepada semua masyarakat, agar bisa memahami peraturan perundang undangan tentang penenrbangan balon udara, sehingga balon udara yang diterbangkan harus ditambatkan menggunakan tali, tidak dilepas begitu saja,” beber Abidin.

Hal senada juga disampaikan oleh Slamet Ridhoi selaku koordinator balon udara Desa Kembaran Kalikajar, Slamet mengatakan Dirinya bersama warga telah sepakat dan menyetujui peraturan pemerintah mengenai balon udara yang ditambatkan. kesepakatan tersebut menurut Slamet merupakan hasil dari mufakat antara tokoh masyarakat, pemuka agama dan tokoh pemuda setempat.

Alhamdulillah di desa kami telah sepakat dan mendukung peraturan pemerintah mengenai tatat cara penerbangan balon udara, semua tokoh masyarakat, tokoh agamama, dan tokoh pemuda kami kumpulkan di Masjid untuk satu kata dalam menyikapi hal ini,” kata Slamet. (WTA)

Sosialisai di gelar oleh Airnav di Aula Kecamatan Kalikajar, Rabu (22/5)
KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.