SMPN 2 Selomerto Raih Perunggu Lomba Karya Jurnalistik Siswa Nasional

WONPSOBOZONE – Salah satu media sekolah “Buletin Ekspress” yang digarap oleh SMPN 2 Selomerto, menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Media yang digawangi tiga pelajar kelas VIII SMPN 2 Selomerto, Sahira Askia Putri, Zidane Ramandhani dan Rizka Wahyuningtyas, sukses sebagai wakil Propinsi Jawa Tengah dalam kompetisi bertajuk Lomba Karya Jurnalistik Siswa Nasional (LKJSN) 2015.
Ketiganya berhasil membawa tropi dan medali perunggu dalam karya buletin mereka yang bertema “Yang Muda Yang Berkarya”, dalam LKJSN tahun 2015 yang digelar oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama di The Sunan Hotel Solo.
Lomba sendiri berlangsung selama 5 hari, mulai tanggal 5 – 9 Oktober 2015. Kepala Sekolah SMPN 2 Selomerto, Ruslin, dalam keterangan di kantornya, Selasa, 13 Oktober, mengaku sangat bangga dengan prestasi ini, sembari berharap, minat dan bakat siswa di bidang kejurnalistikkan bisa tersalurkan, sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan karakter, khususnya daya kreativitas siswa serta menumbuhkan budaya literasi di sekolah.
Selain diharapkan, dalam jangka panjang kegiatan jurnalistik dapat membentuk kecerdasan siswa sehingga mampu menghadapi tantangan zaman.
Awalnya pihaknya tidak menyangka akan menang melihat ketatnya dan sulitnya perlombaan yang diikuti. Seperti yang diakui pembina jurnalistik ketiga siswa tersebut, Puji Narima Wati.
Menurutnya mekanisme kegiatan hampir sama dengan tahun lalu, ada presentasi dari bulletin yang dikirim dan praktek reportase di beberapa tempat, yakni di Kampung Bekonang, Kampoeng Batik Laweyan dan Museum Pers.
Meski sudah berlatih, tetap saja tim yang dibinanya masih menemui banyak kesalahan. Saat itu ia pasrah dengan hasil yang akan diterima. Namun, kejutan terjadi, tim yang asuhnya berhasil membawa pulang uang pembinaan 9 juta rupiah dan beasiswa pendidikan 2 juta rupiah per siswa, sekaligus mendapat medali perunggu atau tampil sebagai juara ketiga.
Salah satu siswi, Sahira Askia Putri, yang juga menjadi pemimpin redaksi, mengaku, dalam lomba yang diikuti 117 siswa dari berbagai propinsi ini, bisa menambah banyak pengetahuan dalam bidang jurnalistik. Dalam acara yang diawali dengan pembekalan materi dasar jurnalistik, ia bersama dua rekannya jadi lebih memahami manajemen redaksi, teknik reportase, teknik penulisan berita, bahasa jurnalistik, etika jurnalistik, artistik/desain dan fotografi jurnalistik. Untuk itu ia berharap, edisi buletin selanjutnya nanti lebih menarik dan lebih bagus tata bahasanya.
Menurutnya, usaha keras, kemauan yang tinggi serta doa yang selalu dipanjatkan pada Yang Maha Kuasa, termasuk doa dan bimbingan dari guru dan kedua orang tua, telah mengantarkan mereka pada keberhasilan. Meskipun diakuinya, timnya belum bisa menjadi juara 2 seperti tahun kemarin, namun setidaknya hal ini menjadi pekerjaan rumah buat tim redaksi generasi berikutnya agar bisa membawa medali emas yang bisa membanggakan pribadi, orang tua, sekolah dan daerah.
Baca Juga: 

SMPN 2 Selomerto Gelar Peragaan Busana Daur Ulang Sampah

source : wonosobokab.go.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here