SMP 1 Watumalang Gelorakan Gerakan Menanam

WONOSOBO – Musim hujan telah tiba, Bencana tanah longsor kerap melanda di mana-mana. Wonosobo termasuk daerah yang rawan terjadi bencana alam tanah longsor di musim penghujan.

.

Sadar dengan kondisi tersebut, SMP 1 Watumalang Wonosobo, kemarin menggelorakan gerakan menanam pohon bagi siswa dan orang tua siswa di sekolah setempat.

.

Acara yang dikemas dalam kegiatan deklarasi penguatan pendidikan karakter siswa sadar lingkungan tersebut dihadiri Wakil Bupati Agus Subagiyo, Camat Watumalang Iwan Widayanto dan unsur Muspika yang lain. Hadir pula ratusan orang tua wali murid siswa-siswi SMP 1 Watumalangsung.

.

Kepala SMP 1 Watumalang, Darmaji Prasojo mengatakan acara deklarasi penguatan pendidikan karakter siswa sadar lingkungan dan gerakan penanaman pohon merupakan kepedulian pihak sekolah terhadap kelestarian lingkungan dan menanamkan kecintaan siswa pada gerakan menanam demi masa depan konservasi alam.

.

Dalam kegiatan tersebut pihak SMP 1 Watumalang tidak bergerak sendiri namun menggandeng BPDASLH Serayu Opak Yogyakarta, Kwarran Pramuka Watumalang dan masyarakat di lingkungan sekolah.

.

Sebelum acara penanaman di lingkungan sekolah, terlebih dahulu dilakukan penandatangan deklarasi penguatan pendidikan karakter siswa sadar lingkungan oleh Wakil Bupati Agus Subagiyo.

.

Agus Subagiyo mengapresiasi pihak SMP 1 Watumalang yang menggandeng BPDASLH Serayu Opak dalam deklarasi siswa sadar lingkungan dan gerakan menanam.

.

“Ini merupakan inisiatif yang bagus. Menerapkan pendidikan pengetahuan alam secara langsung kepada siswa sekaligus mengajak masyarakat (orang tua siswa) untuk mencintai lingkungan secara bersama-sama”, katanya.

.

Ketua Panitia Deklarasi dan Gerakan menanam, Muh Bakir melaporkan selain melakukan penanaman secara simbolis dalam kegiatan tersebut juga dibagikan sekitar 4.000 pohon dari BPDASLH kepada orang tua wali murid untuk ditanam di lahan masing-masing.

.

Setiap orang tua wali murid mendapatkan bibit 5-10 pohon. Mereka berasal dari 6 desa yang ada di sekitar lingkungan sekolah, yakni warga desa Wonoroto, Wonokampir,  Lumajang, Kuripan, Banyumembar dan Krinjing. Adapun jenis pohon yang diberikan meliputi genitri, sengon laut, jati putih dan pohon jeruk.

.

Acara deklarasi dan gerakan menanam dipungkasi dengan saresehan tentang lingkungan hidup yang diikuti warga, perangkat desa, pegiat lingkungan, guru dan beberapa siswa.

BACA JUGA:  MUSUH BERSAMA, SEKARANG ADA DIDALAM SAKU
KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.