Smart Education for Millennial

WONOSOBOZONE.COM – Menjawab tantangan di era millennial yang serba mobile seperti saat ini, Majelis Pustaka Informasi yang merupakan pengelola media sosial milik PDM Kabupaten Wonosobo berkolaborasi dengan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia menggelar Digital Content Creator Workshop di gedung Sasana Adipura Kencana, Rabu (26/2/2020).

Acara dibuka oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah yang diwakili Khanif Rosadi dan dihadiri oleh segenap instansi terkait yaitu Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Dinas Komunikasi dan Informatika, dan Polres Wonosobo.

Peserta yang terdiri dari siswa siswi SMK dan SMA Muhammadiyah Wonosobo tersebut diberikan edukasi dan pengarahan mengenai bagaimana memanfaatkan gadget agar menjadi lebih produktif, salah satunya adalah dengan mengasah skill menjadi seorang content creator.

Ahmad Madani dari Asosiasi Marketing Indonesia yang merupakan fasilitator acara mengungkapkan bahwa hampir semua perusahaan saat ini membutuhkan seorang content creator. Menurutnya, perusahaan sebesar apapun jika tidak mampu mempromosikan produknya dengan baik, maka akan kalah oleh perusahaan lain dengan iklannya yang mampu menarik atensi walaupun sebenarnya produk yang dimiliki kualitasnya lebih rendah.

Ahmad menjelaskan alasan workshop tersebut menyasar siswa selaku generasi millennial, “Karena untuk menjadi seorang content creator dibutuhkan kreatifitas dan imajinasi yang hal ini sangatlah strategis apabila disosialisasikan ke generasi millennial. Kemampuan adaptasi mereka jauh lebih berkembang dibandingkan generasi “Kolonial”, ungkapnya.

Selain dibekali dengan pembuatan konten, para siswa juga mendapatkan informasi mengenai cara bersosmed yang aman serta bagaimana cara menangkal berita hoax.

Sementara Astin Meiningsih selaku narasumber dari Mafindo menjelaskan perihal berita hoax serta cara untuk menyikapinya. Metode yang dilakukan Astin cukup unik, yakni dengan cara membagikan berbagai berita berupa foto disertai deskripsi singkat kepada semua peserta workshop. Kemudian mereka diajak  membentuk kelompok untuk mencari kebenaran dari berita yang mereka terima, dan bagi kelompok yang mampu mengungkap kebenaran berita-berita tersebut akan mendapat reward dari pihak penyelenggara.

BACA JUGA:  Saka Bhayangkara Polres Wonosobo Gondol 6 Piala

Selain dari Mafindo, edukasi mengenai berita hoax dan penggunaan gadget secara bijak juga dielaskan oleh narasumber dari Unit Dikyasa Polres Wonosobo. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.