Sidang MK, Sejumlah Tokoh Agama Tolak Aksi Kerusuhan

WONOSOBOZONE – Terkait gugatan yang diajukan oleh Paslon Capres nomer urut 02 Prabowo Subiyanto-Sandiaga Uno, Mahkamah Konstitusi akan menggelar sidang sengketa Pilpres 2019 yang akan berlangsung mulai Jumat (14/6) ini. Menyikapi hal tersebut Sejumlah tokoh agama di Kabupaten Wonosobo menolak aksi kerusuhan masa, seperti yang dilakukan di kantor Bawaslu RI pada tanggal 22 Mei lalu.

Ketua Jaringan Kyai Santri Nasional Wonosobo, KH. Muslim Syaifudin, menyatakan penolakan keras terhadap aksi kerusuhan. KH. Muslim meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi.


Saya berharap masyarakat bisa menjaga ketertiban dan keamanan situasi di Wonosobo, bentengi diri dari berita bohong dan provokasi yang mengajak untuk melakukan aksi kerusuhan terkait sengketa pilpres 2019,” ujarnya.


Sejumlah tokoh agama di Kecamatan Kaliwiro juga menegasakan menolak aksi kekerasan dan segala bentuk provokasi terkait sidang sengketa Pemilihan Presiden 2019.

Pihak tokoh agama Kecamatan Kaliwiro menilai aksi kerusuhan hanya akan memperkeruh keadaan dan menimbulkan kerugian bagi masyarakat.


Mari kita jaga kesatuan bangsa dan menghindari kerusuhan yang akan memecah belah kesatuan bangsa Indonesia,” tutup Kyai Muslim. (W)

BACA JUGA:  Perebutkan 5 Juta, Pemain Luar Kota Ikut Ramaikan Liga Pemuda Jaraksari
KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.