Setoran Ke Kas Daerah Terpantau Secara Online Dengan e-PAD

WONOSOBOZONE – Ikhtiar Pemerintah Kabupaten Wonosobo untuk terus memperbaiki pengelolaan keuangan daerah terus dilakukan. Salah satu langkah yang ditempuh, adalah dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dipenda), M Kristijadi menyebut, pihaknya berupaya memanfaatkan teknologi informasi dalam pengelolaan pendapatan, di antaranya dengan membangun beberapa aplikasi berbasis internet agar lebih mudah dipantau. Salah satu aplikasi tersebut, diungkap Kristijadi, adalah e-Pendapatan Asli Daerah (e-PAD), yang disosialisasikan di ruang rapat Bank Jateng Cabang Wonosobo, Selasa (5/12). “Aplikasi e-PAD ini digunakan untuk pelaporan pendapatan di Kabupaten Wonosobo, secara online dan real time, serta telah terkoneksi langsung dengan Bank Jateng,” jelas Kris, kepada 30 bendahara penerimaan  yang turut serta dalam acara sosialisasi sekaligus pelatihan tersebut.
Dengan aplikasi e-PAD yang terkoneksi dengan e-Payment Bank Jateng tersebut, nantinya para bendahara disebut Kris akan sangat dimudahkan dalam pelaporan pendapatan. “Para bendahara penerimaan cukup mengakses e-PAD untuk melaporkan  setoran ke kas daerah, dengan menggunakan id-billing yang telah terhubung antara Pemkab Wonosobo dengan Bank Jateng,” tandasnya. Dengan e-PAD pula, menurut Kris pengelolaan keuangan daerah akan bisa dilaksanakan secara lebih optimal, lebih efektif, efisien dan akuntabel.
Aplikasi e-PAD tersebut, disebut Kristijadi melengkapi beberapa sistem yang telah dibangun pihaknya, dalam rangka pengelolaan pendapatan daerah. Sebelumnya, Dipenda diakui Kris, telah membangun e-BPHTB, untuk pengelolaan bea atas perolehan hak atas tanah dan bangunan yang terkoneksi antara Notaris/PPAT, BPN, Bank Jateng dan Dinas Pendapatan Daerah. “Kami juga tengah mengembangkan aplikasi e-Local Tax, yaitu aplikasi pengelolaan pajak daerah yang entitasnya terdiri dari WP, Dipenda dan Bank Jateng, serta aplikasi e-Retribusi untuk pengelolaan retribusi daerah,” bebernya.
Adanya keinginan kuat Pemkab Wonosobo untuk memperbaiki tata kelola keuangan daerah, melalui pemanfaatan teknologi informasi, diapresiasi Pimpinan Bank Jateng Cabang Wonosobo, Agus Priyono. Kerjasama positif melalui interkoneksi aplikasi pengelolaan keuangan daerah dengan pihak Bank Jateng, disebut Agus akan mampu menekan kebocoran anggaran. “Dengan sistem pengelolaan pendapatan yang sudah terpantau secara online dan real time, maka ini juga menjadi upaya untuk mengedepankan asas keterbukaan publik, memudahkan sekaligus efektif dan efisien,” tandasnya. Ke depan, Bank Jateng ditegaskan Agus juga senantiasa siap bekerjasama dengan Pemkab untuk pengembangan sistem maupun aplikasi lainnya, demi kemajuan daerah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here