Segera Dibentuk, Tim Kerja Geopark Dieng

WONOSOBOZONE – Sempat cukup lama tak terdengar kabarnya, rencana mewujudkan Dieng sebagai Taman Bumi, alias Geopark kelas Dunia, kembali mengemuka. Hal itu menyusul telah bertemunya Wakil Bupati Wonosobo, Agus Subagiyo beserta beberapa pejabat teknis terkait, dengan sejumlah Geolog dari Universitas Padjajaran Bandung, di Hotel Surya Asia, Sabtu (21/1) malam. Dalam pertemuan tersebut, Wabup kembali menegaskan dukungan Pemkab Wonosobo terhadap upaya menata kawasan Dieng, agar kelak mampu tampil sebagai salah satu Geopark yang akan menjadi rujukan penelitian kebumian dan wisata minat khusus geologi, baik bagi para peneliti domestik maupun mancanegara.
“Pertemuan dengan Pak Parpar Priyatna dan teman-teman dari Universitas Padjajaran Bandung ini sebagai tindak lanjut, setelah pada Juni 2016 lalu digelar diskusi besar dengan para stakeholder terkait Geopark Dieng,” jelas Wabup. Dalam waktu dekat, Agus mengaku akan menggelar semacam forum group discussion (FGD) untuk membentuk sebuah tim kerja, yang nantinya bakal fokus pada upaya mewujudkan Dieng sebagai Taman Bumi. “Mungkin untuk awalnya skala Nasional dulu, baru kemudian setelah mendapat rekomendasi dari UNESCO, bisa diakui sebagai Geopark Dunia,” lanjut Wakil Bupati.
Beberapa pejabat yang hadir, seperti Kepala Bidang  Infrastruktur dan pengembangan Wilayah Bappeda, Agus Dwi Atmojo, dan Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata, Asmoro pun mengakui niatan Wabup untuk mengembangkan Dieng sebagai Geopark layak disupport. “Kami bahkan saat ini tengah berupaya menginventarisir data-data pendukung, sebagai bahan kajian dan pengajuan proposal Geopark Dieng,” ungkap Agus Dwi Atmojo.
Dukungan terhadap upaya mewujudkan Dieng sebagai Geopark kelas Dunia juga disampaikan mantan Kepala Kantor Parekraf, Agus Purnomo yang juga hadir dalam pertemuan tersebut. Ia yang semenjak dua tahun silam mulai bergerak bersama para Geolog dari Unpad Bandung, mengakui kekayaan yang dimiliki dataran tinggi Dieng sudah terbukti mampu menarik antusiasme wisatawan. Dengan status sebagai Geopark, pihaknya meyakini Dieng bakal memiliki peran lebih luas bagi berbagai pihak, karena akan menjadi pusat pembelajaran terkait kebumian dan peradaban Nusantara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here