Sedulur Wonosobo Bersatu (SWB), Pererat silaturahmi dengan aksi peduli

WONOSOBOZONE – Meski baru sekitar empat bulan terbentuk, semangat kebersamaan dan semangat berorganisasi begitu membara dalam komunitas yang menamakan dirinya Sedulur Wonosobo Bersatu atau disingkat SWB.

Hal tersebut terlihat saat mereka menggelar acara sosial dengan penuh antusias pada Minggu (17/12/17). Kegiatan itu berupa gerakan peduli lingkungan dengan melakukan penanaman 1000 bibit pohon pinus di kawasan hutan pinus si kenci desa pulosaren kecamatan kepil kabupaten Wonosobo.
.
Ketua SWB Rakhmat Harjuno mengatakan, bahwa selain untuk mempererat silaturahmi antar anggota dan dengan para komunitas – komunitas lainnya, diadakannya kegiatan penghijauan juga bertujuan agar masyarakat serta anggota sadar akan pentingnya menjaga alam dan lingkungan serta mencegah terjadinya bencana.
.
“Dipilihnya hutan sikenci karena di sini potensi terjadinya bencana longsor sangat besar, bahkan hampir tiap tahun terjadi longsor, apalagi mengingat di bawahnya ada desa ngempon”, ungkap Rakhmat.
.
Rakhmat berharap pihaknya dapat menjadi pelopor komunitas yang peduli akan penghijauan sehingga diharapkan banyak komunitas – komunitas lainnya melakukan aksi serupa, dengan begitu secara bertahap bencana longsor dan banjir akan terminimalisir.
.
Aksi penghijauan yang dilaksanakan SWB juga mendapat dukungan dari Anggota DPR RI Komisi 8 Partai Nasdem, Choirul Muna yang juga ikut serta dalam penanaman itu.
.
“Kami selalu mendukung dan mendorong kegiatan positif seperti ini, sehingga kami meminta para stakeholder untuk melakukan pembinaan agar para komunitas selalu melakukan kegiatan – kegiatan yang bersifat positif”, terang Muna.
.
Muna menambahkan bahwa kegiatan kebersamaan yang diadakan SWB merupakan suatu hal yang harus dilestarikan, karena merupakan pondasi awal terciptanya persatuan dan kesatuan bangsa. Ia pun berharap wisata di kawasan hutan si kenci dapat semakin hidup dan berkembang serta menyerap wisatawan sehingga akan mampu meningkatkan pendapatan daerah.
.
“Saya berharap di sini nantinya akan ada wahana bermain seperti flying fox, arena pin ball, sepeda serta ayunan terbang dan wahana lainnya yang membuat orang tertarik untuk berkunjung ke sini”, tambah Muna.
.
Sementara Priyo Wahyu Setyanto selaku perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Kabupaten Magelang berharap aksi peduli lingkungan atau aksi penghijauan hutan tidak hanya bersifat ceremonial belaka namun kedepan ada keterlanjutan dalam hal perawatan.
.
“Semua pihak harus memiliki rasa peduli dan tanggung jawab untuk merawat dan menjaga pohon yang telah ditanam ataupun yang sudah tumbuh”, ujar Priyo.
.
“Untuk pohon Pinus yang disadap, harus dihentikan penyadapannya kurang lebih tiga bulan sambil dilihat kondisi fisiknya baru siap digunakan untuk wisata”, tambah Priyo.
.
Selain BNPB, SWB juga bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonosobo dan juga Pemda Wonosobo dalam melaksanakan kegiatannya.
.
Camat Kepil Singgih Kuncoro pun memberi apresiasi positif terhadap apa yang telah dilakukan oleh SWB, bahkan Kepala Desa Pulosaren Sudiro merasa bangga dan berterima kasih kepada SWB karena telah mau peduli terhadap Hutan pinus yang berada di wilayahnya.
.
Dalam kegiatan ini SWB juga mengajak berbagai komunitas lain untuk ikut berpartisipasi, seperti komunitas motor atau komunitas otomotif YRCM “Yamaha R – Series Club Magelang”, komunitas lingkungan FPRB dan Taruna Sumbing Wonosobo (TSW), komunitas pemuda yaitu Persatuan Pemuda Binangun, para pemuda NU dan Ansor, ANNAAS Wonosobo dan Muhamadiyah Disaster Management Center (MDMC) Magelang, bahkan komunitas nyanyi yang bernama Wonosobo Smule Lover pun turut mendukung kegiatan positif tersebut.

BACA JUGA:  Grand Artos Hotel Kembali Gelar Aksi Donor Darah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.