Satu Warga Wonosobo Hilang, Polres Dalami Dugaan Keterkaitan Dengan Organisasi Terlarang


WONOSOBOZONE – Seorang warga Wonosobo menghilang secara misterius sejak Senin (4/1) sore. Polres Wonosobo masih mendalami kemungkinan keterkaitan dengan organisasi terlarang yang pemberitaannya sedang marak di sejumlah media massa. Adalah Karomah, 39 Th, Warga Dsn. Pekaringan Desa Larangan Kulon Kecamatan Mojotengah, sehari – hari berprofesi sebagai pedagang di kompleks pertokoan Rita Wonosobo yang dilaporkan oleh Adik Kandungnya Sunarti, 35 Th ke Polres Wonosobo pada hari Selasa tanggal 12 Januari 2016.

Menurut pengakuan Sunarti, Kakaknya terakhir diketahui pada hari Senin (4/1) sore saat menutup kiosnya. “Kakak saya mengaku hendak menjenguk bayi salah seorang teman di Desa Wilayu Kecamatan Selomerto. Namun ternyata tidak pulang. Bahkan handphonenya tidak dapat dihubungi sampai sekarang.” ujar Sunarti. Saat disinggung mengenai kebiasaan dari Karomah yang mencurigakan, Sunarti menjawab bahwa Karomah tidak pernah bertindak aneh. “Kesehariannya hanya berangkat untuk berdagang, kemudian saat sore langsung pulang ke rumah. Bahkan hari minggu (10/1) ini seharusnya kakak saya mengkhitankan anak keduanya. Namun dia melewatkannya karena telah menghilang.” lanjutnya.
Sementara itu Kapolres Wonosobo AKBP Azis Andriansyah, S.H., S.I.K., M.Hum menyampaikan bahwa kejadian ini pada mulanya diketahui dari laporan masyarakat ke Polsek Kertek yang memberitahukan bahwa ada sebuah sepeda motor lengkap dengan helmnya terparkir di Pasar Kertek selama 3 hari tanpa diambil oleh pemiliknya. “Petugas dari Polsek Kertek lalu melakukan pencarian terhadap pemilik kendaraan tersebut yang kemudian diketahui bahwa sudah dijual kepada Karomah. Dari pemberitahuan oleh polsek kertek kepada keluarga itulah Sunarti mengetahui bahwa Karomah telah pergi menghilang” ungkap Kapolres.
Saat disinggung mengenai kemungkinan keterlibatan Karomah dengan beberapa organisasi tertentu, Kapolres mengatakan bahwa pihaknya masih mendalami kemungkinan tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan berkaitan dengan hal tersebut. Kami akan meminta keterangan dari beberapa saksi yang terakhir bertemu dengan korban. Namun untuk sementara kami belum dapat mengaitkan kepergiannya dengan organisasi tertentu.” lanjutnya.
“Kami menghimbau kepada masyarakat yang mungkin mengetahui keberadaan korban agar segera melaporkannya ke kantor polisi terdekat. Hal ini berlaku pula bagi yang kehilangan anggota keluarganya.” himbau Kapolres. “Hal ini selain untuk memudahkan kami melakukan penyelidikan, semoga juga dapat mempercepat ditemukannya para korban.” katanya.
Source: tribratanewswonosobo.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here