SATPOL PP WONOSOBO LAKSANAKAN PATROLI BERSEPEDA

WONOSOBOZONE – Untuk semakin mendekatkan dengan masyarakat, Satpol PP Wonosobo pada hari Jumat (10/2) kemarin mengadakan patroli bersepeda. Patroli yang dilaksanakan di seputaran kota wonosobo tersebut menyasar wilayah-wilayah yang menjadi kantong-kantong Pedagang Kaki Lima seperti sepanjang Jl. Soekarno-Hatta, Jl. RSU, Jl. Bismo, Jl. P. Diponegoro serta beberapa titik di Jl. Bhayangkara.

“Patroli tersebut bersifat persuasif dengan mengambil sasaran para PKL agar menaati aturan berjualan, terutama bagi PKL yang menempati trotoar dan juga bahu jalan”, tutur Plt. Kasatpol PP Kabupaten Wonosobo, Haryono.
Dipilihnya patroli menggunakan sepeda karena diharapkan para personel Satpol PP dapat lebih dekat dengan masyarakat sehingga nantinya dapat memberikan edukasi dan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Selain itu juga dapat menjangkau wilayah-wilayah yang sulit dijangkau dengan kendaraan bermotor.
Dalam patroli itu masih didapatkan beberapa PKL yang melanggar aturan berjualan seperti berjualan di trotoar, bahu jalan, serta berjualan pada area-area larangan berjualan bagi PKL.

“Pada patroli kali ini kami hanya memberikan sosialisasi kepada para pedagang mengenai aturan berjualan, sedangkan bagi para pedagang yang kedapatan melanggar, kami hanya melakukan pendataan,”Imbuh Haryono.
Senada dengan Kasatpol PP, Kasi Binluh Satpol PP Wonosobo, Warjono mengungkapkan bahwa selain dengan penindakan, Satpol PP Wonosobo juga mengintensifkan pendekatan edukatif terhadap para PKL.“Saat ini kami lebih aktif untuk memberikan pemahaman kepada para PKL mengenai aturan-aturan yang ada karena banyak dari para PKL belum memahami aturan,”ungkapnya.
Patroli bersepeda ini nantinya akan menjadi agenda rutin Satpol PP Wonosobo untuk mengintensifkan pembinaan tramtibmas. “Kegiatan patroli semacam ini akan kami laksanakan secara berkala dengan harapan meningkatnya kualitas kesadaran masyarakat akan aturan sehingga nantinya tingkat gangguan ketentraman dan ketertiban masyarakat dapat diminimalkan”, pungkas Haryono.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here