Santri TPQ Al Mujahidin Sungkem Orang Tua

WONOSOBOZONE – Sejumlah santri TPQ Al Mujahidin Perumahan Purnamandala Bumireso Wonosobo melakukan sungkeman pada orang tua masing-masing. Tradisi sungkeman tersebut dilakukan sebagai upaya meminta maaf bagi anak kepada orang tua menjelang datangnya bulan ramadan.

Sungkeman dilaksanakan usai santri mengikuti acara Haflah Khotmi Yanbua ke 2 tahun 2018 di komplek Masjid Baitul Mujahidin Perumahan Purnamandala setempat, Minggu (13/5), kemarin.
.
Dalam acara haflah tersebut, empat santri dinyatakan lulus imtihan niha’iy roudloh tarbiyyatil qur’an (baca tulis metode yanbu’a) dan diwisuda oleh Ahmad Muzan pembina Lajnah Muroqobah Yanbu’a (LMY) Kabupaten Wonosobo.
.
Empat santri yang diwisuda terdiri Helmy Faisal Putra (14) putra dari Muharno Zarka-Haryati, Averusyid Maula El Seijida (10) putra Nurul Mubin-Eva Maulida Nisfia, Naura Shabriyya (9) putri Suyoto-Muryani dan Aliyya Putri Hasnaningtyas (10) putri Suko Wimbo Santo Asih Mihartati (10).
.
Pembina Lajnah Muroqobah Yanbu’a Roudloh Tarbiyyatil Qur’an Kabupaten Wonosobo, Ahmad Muzan mengatakan santri yang dinyatakan lulus dan menerima syahadah (diwisuda) dinyatakan telah lulus fashochah, tajwid ‘amaliy, tartil, ilmu tajwid, ghorib, amaliyyatus sholah, chifdhus suwar dan telah hafal doa harian serta surat-surat pendek. Ahmad Muzan berharap santri yang telah dinyatakan lulus metode yanbu’a dan menerima syahadah mengamalkan ilmu yang telah didapat kan dan melanjutkan mengaji Al Qur’an secara terus-menerus. “Santri TPQ yang telah menerima syahadah yanbu’a dinyatakan memenuhi syarat dalam membaca dan menulis Al Qur’an secara baik dan benar”, katanya.
.
Pawai Ta’aruf

Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Baitul Mujahidin Perumahan Purnamandala, Ahmad Ridlo mengatakan sebelum TPQ Al Mujahidin berdiri seperti saat ini, sebelumnya hanya merupakan kegiatan pengajian membaca dan menulis Al Qur’an yang digelar dari rumah ke rumah warga perumahan secara bergiliran. Namun dalam perkembangannya bisa berdiri lembaga TPQ yang bernama Al Mujahidin. Semua itu tentu saja berkat kerja keras pengelola TPQ dalam mengajarkan ilmu membaca dan menulis Al Qur’an dari semula menggunakan metode qiro’ati hingga kini mengembangkan metode yanbu’a. Saat ini, menurut Kepala TPQ Al Mujahidin Perumahan Purnamandala, Evy Jahurotun, TPQ yang dipimpinnya memiliki hampir seratus santri. Mereka tidak saja berasal dari warga Perumahan Purnamandala tapi juga berasal dari Brokoh Pancurwening Wonosobo.

BACA JUGA:  TP PKK Kabupaten Wonosobo Boyong Dua Penghargaan

Sehari sebelum acara wisuda santri dilaksanakan, guna melakukan syiar TPQ, para santri didampingi orang tua masing-masing mengadakan pawai ta’aruf keliling komplek Perumahan Purnamandala dan Kampung Brokoh Pancurwening. Santri peserta syahadah diarak menggunakan andong. Pawai tampak semarak karena selain diarak dengan andong pawai juga diiringi marching band dari MI Ma’arif Budi Luhur Kertek Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here