Sampai Detik Ini, 292 Dinyatakan Positiv HIV

Ilustrasi Web
WONOSOBOZONE.COM – Peningkatan jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Wonosobo sepanjang Tahun 2015 ini layak menjadi keprihatinan bersama. Paparan Murdiyanto, petugas klinik Volunteer Conselling Test (VCT) RSUD Setjonegoro dalam rakor tiga bulanan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Wonosobo, Rabu (16/12) menunjukkan bahwa sepanjang Tahun 2015, 86 orang dinyatakan positif mengidap HIV. “Jumlah VCT dari Bulan Januari sampai Juni sebanyak 1.975 orang menjalani VCT dan 41 diantaranya positif HIV, sementara dari Bulan Juli sampai November lalu, ada 1.618 orang VCT dan 45 diantaranya dinayatakan HIV positif,” urai Murdiyanto. Pihaknya sendiri, sampai pertengahan Desember ini masih terus melakukan berbagai upaya demi menemukan sebanyak mungkin penderita HIV/AIDS di Wonosobo.
“Langkah-langkah seperti VCT Statis, Mobile VCT hingga tindakan antisipatif seperti penyediaan kondom gratis dan sosialisasi tentang layanan VCT melalui berbagai media terus kami gencarkan,” lanjutnya. Upaya menemukan sebanyak mungkin penderita HIV/AIDS tersebut, dikatakan Imron Mashud dari Dinas Kesehatan Kabupaten memang seharusnya dilakukan secara lebih massif. Kasus HIV/AIDS, menurut Imron selayaknya fenomena gunung es, di mana antara jumlah yang diketahui secara resmi, dengan yang tidak diketahui tidak berimbang. “Dugaan kami, jumlah penderita yang tidak terpantau VCT jauh lebih banyak, karena secara teori, pada 1 penderita HIV/AIDS, ada 10 orang yang berada di belakangnya berpotensi tertular,” jelas Imron. Untuk itu, selain koordinasi intensif dengan KPA Wonosobo, pihak Dinkes pun dikatakan Imron berupaya menggandeng banyak pihak untuk bergerak sinergis menanggulangi penyebaran HIV/AIDS. “Total penderita HIV/AIDS di Kabupaten Wonosobo, hingga akhir 2015 ini mencapai 288 orang, dan dari jumlah itu, 78 diantaranya telah meninggal dunia,” terang Imron. Untuk 210 penderita yang masih hidup, pihak Dinkes juga melakukan pemantauan dan pendampingan agar mereka bersedia menjalani terapi ARV dan VCT secara rutin.
Senada, Firdaus Nursyahbana dari KPA Wonosobo pun berpendapat, bahwa upaya-upaya untuk menekan bertambahnya penderita HIV memang membutuhkan dukungan semua pihak dari berbagai elemen masyarakat. “Melalui rapat rutin tiga bulanan ini, kami berharap para pihak yang menjadi mitra KPA untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS di Wonosobo senantiasa sinergis, baik dalam perencanaan program, maupun aktualisasi dan implementasi di lapangan,” pungkas Firdaus. (Ard)
Source : wonosobozone.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here