SAMPAH,LUMPUR ROBOHKAN RUMAH

WONOSOBOZONE – Robohnya rumah bagian belakang milik bapak Mukhson Sampih, Sukoharjo, Wonosobo, Rabu(1/3) pukul 15.30 wib. Akibat dari meluapnya irigasi yang tidak mampu menahan air dan banyaknya sampah beserta lumpur yang masuk ke rumah.
Rumah bagian belakang milik bapak Mukhson rt.01/04, Sampih, Sukoharjo, Wonosobo roboh. Akibat tidak mampu menahan beban berat, yang terbawa oleh aliran air yang masuk ke rumah. Hujan lebat yang mengakibatkan irigasi tidak mampu menahan derasnya air. Mengakibatkan rumah yang terbangun dari papan roboh, hanyut terbawa air. Tidak ada kerugian jiwa dari kejadian di atas, kerugian materiil di taksir sekitar Rp. 10 juta.
Piket Posmil dan Piket Pos Aju Bencal, Relawan dan Masyarakat setempat bergotong royong mengevakuasi barang-barang dan membersihankan lumpur yang masuk ke rumah. Dengan semangat gotong royong yang tinggi puing-puing rumah bisa di singkirkan ke tempat yang lebih aman. Apabila masih ada yang bisa terpakai untuk perbaikan kembali rumah yang roboh.
 Pelda Faruk ( Kaposmil Sukoharjo) membenarkan adanya rumah warga yang roboh akibat terjangan sampah dan lumpur, dari meluapnya irigasi yang ada di dekat rumah. Namun semua sudah bisa teratasi oleh warga di bantu TNI . Keterpaduan TNI-Rakyat bisa terlihat di sana,dengan semangat saling bantu, seberat apapun pekerjaan akan terasa ringan. Kami juga melaksanakan kordinasi dengan pejabat RT/RW, untuk membantu warganya yang tertimpa musibah. Sekecil apapun bantuan itu akan sangat berarti bagi yang sedang membutuhkan uluran tangan.
Untuk yang tinggal didaerah yang rawan longsor harus waspada tapi jangan panik. Lihat perkembangan disekitar kita, amati jika ada rekahan tanah. Jaga kebersihan drainase, yang akan memperlancar aliran air. Buanglah sampah pada tempatnya sehingga tidak menyumbat aliran air. Dan tetap waspada terhadap cuaca yang tidak menentu, yang mungkin akan menjadi penyebab terjadinya bencana. Jika ada permasalahan segera laporkan kepada pejabat yang berwenang, agar permasalahan akan segera teratasi, pungkas Faruk.
 .
Pendim 0707/Wsb

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here