Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gelar Pengobatan Massal

WONOSOBO ZONE – Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Wonosobo
menggelar pengobatan massal bagi lansia dan pelajar kurang mampu, Selasa, 17
Februari di Kampung Sudagaran.
Menurut koordinator kegiatan, dr.Dian Ratna,
yang sehari-hari juga bekerja di RS PKU Muhammadiyah, meski rumah sakit ini
baru beberapa bulan beroperasi, namun kegiatan pengobatan massal bagi masyarakat
kurang mampu sudah kerap dilaksanakan. Hal ini merupakan bentuk pengabdian
kepada masyarakat yang bertujuan ikut meningkatkan derajad kesehatan masyarakat
di segala usia, mulai dari anak hingga lanjut usia.
Kegiatan ini juga memberikan suatu pelayanan
preventif dan kuratif pada pasien. Preventif agar keluhan pasien dapat dicegah
dan kuratif untuk mengobati semaksimal mungkin setiap keluhan pasien.
Pihaknya dalam pengobatan massal ini, selain
memeriksa setiap pasien dengan cara wawancara dan pemeriksaan fisik, juga
memberikan konseling dan penyuluhan singkat terhadap pasien. Selain itu,
pihaknya akan memberikan surat rujukan apabila pasien membutuhkan pemeriksaan
lebih lanjut ke puskesmas atau ke rumah sakit.
Dalam kegiatan yang menggandeng salah satu
lembaga amil zakat ini, para pasien juga mendapat vitamin serta obat sementara
disertai dengan komunikasi, informasi dan edukasi berupa
dosis, cara minum obat, dan hal-hal lain yang
berkaitan dengan terapi. Tenaga paramedis yang terlibat sendiri sebanyak 8
orang dan tahun ini merupakan kali kedua kegiatan pengobatan massal dengan
rata-rata penyakit yang dikeluhkan oleh sedikitnya 100 pasien yang ikut dalam
pengobatan massal ini kepala pusing dan pegal-pegal. Dian berharap, kegiatan
ini bisa diikuti oleh lembaga atau instansi kesehatan lain di Wonosobo,
sehingga bisa ikut meningkatkan kesehatan masyarakat.
Senada hal ini, Kepala Dinas Kesehatan
Kabupaten Wonosobo, RM Okie Hapsoro Binanda P, menyambut baik kegiatan
pengobatan massal yang digelar mandiri oleh masyarakat. Hal ini menurutnya bisa
ikut membantu program pemerintah dalam memberikan layanan kesehatan masyarakat
dan ikut membantu tercapainya sasaran utama pembangunan kesehatan di Wonosobo
yakni peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, pencegahan
dan penanggulangan penyakit, serta perbaikan gizi masyarakat .
Okie menambahkan, pengobatan massal gratis
bagi masyarakat, juga menjadi sarana untuk mendekatkan pelayanan kesehatan
masyarakat sekaligus menjadi ajang sosialisasi peningkatan kesadaran masyarakat
untuk berperilaku hidup bersih dan sehat yang ujungnya bisa ikut mengoptimalkan
kemandirian masyarakat dalam berperilaku hidup bersih dan sehat.

Terkait upaya peningkatan aksesibilitas dan kualitas
pelayanan kesehatan sendiri, pihaknya sejak dua tahun terakhir, telah melaksanakan
program penyediaan minimal satu pelayanan kesehatan dasar di setiap desa. Dan
sampai saat ini Kabupaten Wonosobo sudah tersedia sarana kesehatan dasar berupa
201 PKD, 43 puskesmas pembantu dan 24 puskesmas dengan 7 puskesmas rawat inap.
Sedangkan untuk tingkat rujukan sudah ada 1 Rumah sakit Umum Daerah dengan
pelayanan spesialis yang cukup banyak dibanding dengan RSU pemerintah di
sekitarnya.


lintasme.init(‘right’); // options : left, top, bottom, right

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here