RETAKAN TANAH KELUARKAN API DI BANJARNEGARA, DIPASTIKAN OLEH PVMBG TIDAK BERBAHAYA

BANJARNEGARA – Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Dieng, memastikan semburan api yang muncul dari retakan tanah di Desa Majatengah Kecamatan Banjarmangu Kabupaten Banjarnegara, yang terjadi pekan lalu tidak berbahaya atau aman dari gas beracun.

Dikutip dari gatra.com, Kepala Pos Pengamatan Gunung Dieng, Surip, mengatakan kepastian itu diperoleh setelah tim PVMBG Dieng dan pusat melakukan penelitian dan uji kandungan gas selama dua hari antara Rabu dan Kamis.

Berdasar penelitian itu, sample udara dan tanah retakan diperiksa untuk mengetahui kandungan gasnya. Dipastikan, gas berbahaya seperti Co, Co2, H2S, dan SO2 nol persen.

“Cuma kita kan menelitinya kan gas yang berbahaya itu kan tidak ada, begitu kan. Seperti Co, Co2, H2S, terus SO2, itu nol,” kata Surip, Jumat (14/12/2018).

Meski dipastikan tak mengandung gas berbahaya, Surip menyarankan agar masyarakat mewaspadai kemungkinan longsor di area perbukitan ini. Sebab, retakan yang muncul merupakan tanda-tanda gerakan tanah. Warga dihimbau berhati-hati saat beraktifitas di perbukitan ini.

Artikel ini dikutip dari gatra.con dengan judul “PVMBG Pastikan Retakan Tanah Keluarkan Api di Banjarnegara Tak Mengandung Gas Beracun” yang ditulis oleh Ridlo Susanto Editor Hidayat Adhiningrat P, link https://www.gatra.com/rubrik/nasional/pemerintahan-daerah/372447-PVMBG-Pastikan-Retakan-Tanah-Keluarkan-Api-di-Banjarnegara-tak-Mengandung-Gas-Beracun

BACA JUGA:  LEMBAGA MASYARAKAT DAN DUNIA USAHA DIHARAP ANDIL DALAM KESEJAHTERAN ANAK DAN PEREMPUAN INDONESIA
KPUD Wonosobo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.